Bertemu Airlangga, Puan Ungkap PDIP-Golkar Akan Bentuk Tim Teknis Pemilu

Kamis, 27 Juli 2023 | 19:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Heri Suroyo 

JAKARTA – Ketua DPR RI sekaligus Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Bidang Politik dan Keamanan, Puan Maharani bertemu dengan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartanto, dalam safari politiknya. Pertemuan dengan Airlangga dilakukan Puan usai bertemu dengan Ketum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin).

Dalam pertemuan dengan Airlangga, Puan dihadiahi buket bunga mawar merah dan kuning. Pertemuan keduanya berlangsung di kediaman Airlangga yang berada di Jalan Tirtayasa Raya No 32, Kebayoran Baru Jakarta Selatan, Kamis (27/7/2023) sore.

Menurut Puan, bunga mawar merah kuning yang diberikan Airlangga merupakan suatu simbol kedekatan antara PDIP dan Partai Golkar dalam menyambut Pemilu 2024. Selain itu, bunga tersebut sebagai hadiah atas pembentukan tim teknis yang disepakati kedua partai untuk menyamakan visi dan misi dalam mengarungi Pemilu 2024.

“Kebersamaan Partai Golkar dan PDIP, Insya Allah dimulai dari hari ini sudah mulai terjalin kebersamaan ditandai dengan bunga kuning dan merah jadi tanda cinta. Artinya tanda bahwa kita merasa hati yang sama,” kata Puan.

Puan berharap bunga merah kuning dari Airlangga juga menjadi pertanda kebersamaan PDIP dengan Golkar, sampai saat Pemilu 2024 yang akan digelar pada 14 Februari tahun depan.

“Semoga berlanjut sampai 14 Februari, hari Valentine, hari kasih sayang,” ujar perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI.

Terkait tim teknis PDIP-Golkar yang baru dibentuk, Puan menyebut akan bertugas untuk mencari kesamaan kedua partai menuju Pilpres. Tim teknis ini diharapkan akan membawa dua partai berlabuh dalam satu kapal di Pemilu 2024.

“Dari tim teknis itu lah yang akan membahas apa saja yang bisa menjadi persamaan apakah yang harus dicari titik temunya. Sehingga insyaallah kita nantinya bisa bersama-sama. Anggotanya nanti akan kami pilih,” ungkap Puan.

Baca Juga:  Tembus 3 Besar Nasional, Lampung Selatan Buktikan Kualitas di PPD 2026

Mantan Menko PMK ini menjelaskan, pertemuannya dengan Airlangga Hartanto hari ini merupakan agenda silaturahmi politik sesuai amanat dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Puan sendiri ditunjuk sebagai Ketua Tim Pemenangan PDIP di Pemilu 2024.

“Pada kesempatan ini saya juga bersilaturahmi kepada Pak Ketum Golkar Pak Airlangga, untuk bisa membahas hal-hal yang kami anggap sifatnya akan sangat penting dalam menyamakan visi dan misi serta cita-cita dalam membangun bangsa dan negara kedepan,” jelasnya.

Puan pun menyatakan, dalam penentuan Cawapres dari PDIP, hal tersebut tidak lepas dari pertemuan politik dengan parpol-parpol lain. Meski begitu ia mengaku pertemuan kali ini tidak fokus membahas siapa Cawapres yang akan mendampingi Bacapres PDIP, Ganjar Pranowo.

“Dalam silaturahmi ini kita bisa bertukar pikiran, saling menjajaki keinginan. Bagaimana cita-cita dari setiap partai yang tentunya mempunyai target, strategi dan cita-cita,” tutur Puan.

“Jadi jangan sampai ada miskomunikasi, boleh saja kemudian kita berbeda pilihan tapi jangan sampai kemudian membuat komunikasi yang ada itu menjadi terpecah belah. Sehingga kita menjadi satu bangsa itu tidak bisa menjaga persatuan dan kesatuan di pesta demokrasi,” sambungnya.

Di sisi lain, Puan menegaskan hubungan PDIP dan Golkar sudah berlangsung lama dan harmonis. Bukan hanya dari sisi politik praktis, tapi juga di lembaga legislatif maupun di pemerintahan.

“Apa yang kami bicarakan hari ini tentu saja bukan suatu pertemuan pertama kemudian terakhir, namun banyak sekali pertemuan pertemuan informal yang sudah kami lakukan. Bukan hanya saya saja, tapi temen-temen yang lain dari PDIP dan Partai Golkar,” terang Puan.

Baca Juga:  KPK Duga Ada Penerimaan Uang Hasil Korupsi Besar di Kementerian ATR/BPN

Sementara itu, Airlangga mengatakan tim teknis PDIP dan Golkar akan berisikan anggota dari kedua partai. Tugasnya untuk menyamakan visi dan misi jelang Pemilu 2024.

“Oleh karena itu banyak hal yang perlu dibahas, tentunya tadi juga disepakati hal yang sifatnya teknis itu perlu dibangun dan dari Partai Golkar telah membentuk tim teknis,” ucap Airlangga.

Menko Perekonomian ini memaparkan, pertemuannya dengan Puan banyak menghasilkan rumusan-rumusan kesepakatan kedua partai. Airlangga menyebut, rumusan-rumusan itu menuju Indonesia yang sejahtera, aman, adil dan makmur.

“Oleh karena itu dengan berbagai hal ada yang sifatnya keseluruhan, artinya secara prinsip selama ini Partai Golkar dan PDIP telah bersama-sama di pemerintah Pak Joko Widodo dan Ma’ruf Amin,” ujarnya.

Sementara terkait bunga merah kuning yang diberikannya untuk Puan, Airlangga menyebut bunga itu sebagai bunga politik. Bunga tersebut juga sebagai pertanda untuk menghadirkan Pemilu yang sejuk.

“Kali ini bunga spesial, dan ini bunga politik. Kenapa bunga? Bunga simbol, bahwa pemilu hanya hard politik tapi yang penting soft politik, dan soft itu dengan bunga yang indah, dan yang indah warnanya kuning dan merah,” kata Airlangga.

Pada pertemuannya dengan Airlangga, Puan didampingi oleh sejumlah elite PDIP. Di antaranya Ketua DPP PDIP Said Abdullah dan Ketua DPP PDIP Bambang Wuryanto atau Bambang Pacul.(*)

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

ALih Fungsi Lahan Penyebab Banjir
Firli Bahuri  Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih  IPK 4,0
Trafik Tol Sumatera Hanya 50%, BAKN Cari Bisnis Lain
28 Negara Serukan Hentikan Tindakan “Koersif”
Menengok Perayaan Hari Batik Nasional di Solo, Jawa Tengah
Suyudi Ario Seto Siap Beri Ruang Koreksi dari Masyarakat
Kasus Lp Cibinong, Dirjenpas Mundur
MA Dukung “Ageman”; Refleksi Nyata Harmoni Bangsa

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:19 WIB

ALih Fungsi Lahan Penyebab Banjir

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:49 WIB

Firli Bahuri  Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih  IPK 4,0

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:15 WIB

Trafik Tol Sumatera Hanya 50%, BAKN Cari Bisnis Lain

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 13:47 WIB

28 Negara Serukan Hentikan Tindakan “Koersif”

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 13:41 WIB

Menengok Perayaan Hari Batik Nasional di Solo, Jawa Tengah

Berita Terbaru

Bencana

ALih Fungsi Lahan Penyebab Banjir

Sabtu, 3 Okt 2026 - 15:19 WIB

Berita Utama

Firli Bahuri  Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih  IPK 4,0

Sabtu, 3 Okt 2026 - 14:49 WIB

Rapat Dengar Pendapat Terkait Rol Sumatera

Berita Utama

Trafik Tol Sumatera Hanya 50%, BAKN Cari Bisnis Lain

Sabtu, 3 Okt 2026 - 14:15 WIB

Berita Utama

28 Negara Serukan Hentikan Tindakan “Koersif”

Sabtu, 3 Okt 2026 - 13:47 WIB

SEJUMLAH perempuan yang mengenakan baju batik dan membawa payung bermotif batik melakukan peragaan busana saat peringatan Hari Batik Nasional di sebuah penyeberangan jalan di sekitar lampu lalu lintas Jalan Slamet Riyadi di Kota Solo, Provinsi Jawa Tengah, pada 2 Oktober 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Menengok Perayaan Hari Batik Nasional di Solo, Jawa Tengah

Sabtu, 3 Okt 2026 - 13:41 WIB