Bawaslu Berupaya Reduksi Kecurangan Pemilu 2024

Kamis, 29 September 2022 | 19:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan Heri Suroyo

JAKARTA – Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja mengatakan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) berupaya mereduksi adanya kecurangan-kecurangan yang terjadi pada pelaksanaan Pemilu 2024.

“Kehadiran Bawaslu itu untuk meredusir kecurangan, kita menjaga semua agar ‘on the track’,” kata Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja dalam diskusi Dialektika Demokrasi bertajuk ‘Benarkah Pemilu 2024 Akan Curang?’ di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (29/9).

Bagja menjelaskan kecurangan dalam pelaksanaan pemilu tidak mungkin bisa hilang karena kontestasi pemilu sangat kompetitif.

Baca Juga:  Liga Arab Tolak Perubahan Peta Palestina

“Tidak mungkin dihilangkan (kecurangan), itu hal yang mustahil, pasti ada kecurangan karena kompetisi begitu kompetitif,” katanya.

Keberadaan Bawaslu hadir untuk mereduksi indikasi kecurangan saat pelaksanaan pesta demokrasi itu.

“Ada beberapa pelanggaran yang kerap kali dilakukan partai politik, antara lain, kampanye di tempat keagamaan, kampanye di tempat pendidikan, dan politik uang atau “money politic”,”ungkap Bagja.

Ia menegaskan Bawaslu akan mengintensifkan pengawasan pada masa kampanye, akhir kampanye, dan tiga hari sebelum pemungutan suara

Baca Juga:  Film Ageman Merestrukturisasi Logika dengan Mistika

“Karena parpol biasanya akan meyakinkan para pemilihnya untuk memilih salah satu partai atau salah satu pasangan calon,” tambah Bagja.

Bawaslu tidak mempermasalahkan jika para politisi saling mengkritisi karena hal yang wajar menjelang pesta demokrasi pemilu 2024.

“Kami persilahkan saling mengkritisi atau berdebat asal tidak menyinggung politisasi SARA,” pungkas Bagja. ##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Ketua FGI Lepas Tri Wahyuni Perkuat Indonesia di Asian Games 2026
Pemprov Lampung Dorong Ekonomi Berbasis Teknologi dan Komunitas
Gubernur Mirza Tekankan Penghormatan terhadap Teman Tuli
Arab Saudi, Pakistan, dan Turkiye Bahas Pertahanan Bersama
Irjen Pol Helfi Assegaf: Film Ageman Edukasi Sikapi Perbedaan
Kenaikan Penjualan Truk, Kebutuhan Daya Angkut atau Pergantian Armada dari Lama ke Baru?
Gerindra Way Kanan Ikuti Apel Kader
Trump-Xi, Sementara Dunia Lepas dari Perangkap Thucydides Trap

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 21:05 WIB

Ketua FGI Lepas Tri Wahyuni Perkuat Indonesia di Asian Games 2026

Sabtu, 26 September 2026 - 20:54 WIB

Pemprov Lampung Dorong Ekonomi Berbasis Teknologi dan Komunitas

Sabtu, 26 September 2026 - 20:47 WIB

Gubernur Mirza Tekankan Penghormatan terhadap Teman Tuli

Sabtu, 26 September 2026 - 17:54 WIB

Arab Saudi, Pakistan, dan Turkiye Bahas Pertahanan Bersama

Sabtu, 26 September 2026 - 05:42 WIB

Kenaikan Penjualan Truk, Kebutuhan Daya Angkut atau Pergantian Armada dari Lama ke Baru?

Berita Terbaru

Sejumlah warga melintasi dasar waduk yang telah mengering akibat kemarau panjang di Waduk Tandon Krisak di Desa Singodutan, Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah, pada 25 September 2026. (Xinhua)

Lainnya

Kemarau, Waduk Tandon Krisak Kering Kerontang

Sabtu, 26 Sep 2026 - 21:27 WIB

Wakil Gubernur  Jihan saat memberikan motivasi dalam kegiatan Gerakan Ekonomi Kebersamaan Komunitas Megapro Affiliate PT Garuda Mas Anugerah (GMA) di Auditorium Politeknik Kesehatan Bandar Lampung, Sabtu (26/9).

Berita Utama

Pemprov Lampung Dorong Ekonomi Berbasis Teknologi dan Komunitas

Sabtu, 26 Sep 2026 - 20:54 WIB

 Seminar Pekan Tuli Internasional Tahun 2026 yang mengusung tema

Berita Utama

Gubernur Mirza Tekankan Penghormatan terhadap Teman Tuli

Sabtu, 26 Sep 2026 - 20:47 WIB


PUTRA Mahkota sekaligus Perdana Menteri Arab Saudi Mohammed bin Salman bin Abdulaziz al-Saud (tengah), Presiden Turkiye Recep Tayyip Erdogan (kiri), dan Perdana Menteri Pakistan Muhammad Shehbaz Sharif berfoto bersama setelah penandatanganan Perjanjian Pertahanan Bersama Makkah di Makkah, Arab Saudi, pada 7 Agustus 2026. (Saudi Press Agency/Xinhua)

Berita Utama

Arab Saudi, Pakistan, dan Turkiye Bahas Pertahanan Bersama

Sabtu, 26 Sep 2026 - 17:54 WIB