Bamsoet Dukung Usulan Gelar Bapak Otomotif Indonesia untuk Presiden Jokowi

Kamis, 17 Maret 2022 | 21:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Heri Suroyo
BINTAN – Ketua MPR RI sekaligus Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo mendukung usulan Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad dan Ketua IMI Kepri Rizki Faisal agar Presiden Joko Widodo dianugerahi gelar Bapak Otomotif Indonesia.

Mengingat keberhasilannya membangun Pertamina Mandalika International Street Circuit di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) yang telah menjadi tuan rumah MotoGP, World Superbike, Moto2, Moto3, dan Asia Talent Cup, telah menginspirasi para gubernur di berbagai wilayah termasuk Kepulauan Riau, untuk turut membangun sirkuit bertaraf internasional, Bintan International Circuit.

“Sirkuit Mandalika yang dibangun Presiden Joko Widodo menjadi pemantik bangkit kembalinya geliat olahraga balap Tanah Air. Setelah absen 25 tahun, akhirnya Indonesia bisa kembali menjadi tuan rumah kejuaraan bergengsi dunia MotoGP dan World Superbike. Semangat tersebut diharapkan menular kepada Bintan International Circuit yang targetnya selesai dibangun dalam dua tahun, untuk bisa menghadirkan balapan Formula 1 di Tanah Air. Sehingga semakin meneguhkan posisi Indonesia sebagai rumah bagi kejuaraan balap otomotif dunia,” ujar Bamsoet disela acara penandatanganan Nota Kesepahaman IMI – Gallant Venture Pte LTD dan penentuan titik koordinat pembangunan Bintan International Circuit, di Bintan, Kamis (17/3).

Baca Juga:  Personil Siaga Kompi II Polres Mesuji Gelar KRYD Pengamanan Tempat Ibadah Gereja

Menurutnya tidak hanya dari pembangunan infrastruktur balap, kecintaan Presiden Joko Widodo terhadap dunia otomotif juga diperlihatkan dengan hobinya mengoleksi motor modifikasi dari builder dalam negeri.

Sejak pertama kali mengenalkan motor modifikasi Royal Enfield Bullet 350 bergaya chopper pada perayaan Sumpah Pemuda, di Istana Bogor pada 28 Oktober 2017, Presiden Joko Widodo langsung menginspirasi kalangan dari berbagai lintas generasi untuk turut meramaikan dunia modifikasi otomotif.

Memberikan multiplier effect economy yang besar bagi UMKM yang menyiapkan produk turunan dari modifikasi otomotif seperti jaket, helm, sepatu, hingga berbagai aksesoris lainnya.

“Presiden Joko Widodo turut mengenalkan motor modifikasi Kawasaki W175 Bobber miliknya kepada para pembalap MotoGP di Istana Merdeka beberapa hari lalu. Motor tersebut sebelumnya juga digunakan Presiden Joko Widodo saat mencoba lintasan Sirkuit Internasional Mandalika pada November 2021 dan mencoba jalanan By Pass Bandara Internasional Lombok menuju kawasan Sirkuit Internasional Mandalika pada Januari 2022 lalu,” jelas Bamsoet.

Di era pemerintahan Presiden Joko Widodo, industri otomotif juga semakin tumbuh pesat. Antara lain ditandai dengan meningkatnya ekspor produk otomotif Indonesia yang sudah mencapai 80 negara, bahkan sudah menembus ke pasar Australia.

Baca Juga:  APPMBGI Lampung: MBG Harus Dilanjutkan Untuk Gizi Anak dan Ekonomi Lokal

Kinerja ekspor tahun 2021 sebesar 294 ribu unit CBU atau keadaan utuh dengan nilai transaksi mencapai Rp 52,9 triliun. Sedangkan ekspor CKD atau terurai mencapai 91 ribu set dengan nilai Rp 1,3 triliun, sementara ekspor komponen sebesar 85 juta unit dengan nilai mencapai Rp 29,3 triliun.

“Kepercayaan industri otomotif dunia terhadap Indonesia juga semakin meningkat. Pada 16 Maret 2022 kemarin, Presiden Joko Widodo meresmikan pabrik Hyundai Manufacturing Indonesia di Deltamas, Cikarang Tengah, Jawa Barat. Hyundai Motor Company juga sudah menyatakan komitmennya memindahkan kantor pusat regional Asia Pacific dari semula di Mutiara Damansara, Kuala Lumpur, Malaysia, menjadi ke Indonesia,” terang Bamsoet.

“Untuk melahirkan atlet berkualitas internasional, tidak hanya dibutuhkan bakat, genetika, maupun latihan. Melainkan juga harus didukung dari sisi sport science. Pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga telah membuat Pusat Sport Science yang beroperasi di Universitas Pendidikan Indonesia, di Bandung, Jawa Barat. Sehingga bisa mewujudkan target Indonesia sebagaimana tercantum dalam Desain Besar Olahraga Nasional (DBON), yakni mencapai lima besar Olimpiade dan Paralimpiade pada 2045 mendatang,” pungkas Bamsoet. ##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Ukraina Tembak Kapal Dagang Iran, Menlu Seyed Desak UE Ambil Tindakan
PPPA Soroti Tantangan Pengasuhan di Era Digital
Menteri PPPA Beri Pendampingan Korban Kekerasan Seksual
Revolusi Kuba Masih Relevan untuk Terus Digaungkan
Kompi III Gelar Patroli Pengamanan Tempat Ibadah
Rosan: Kemitraan Indonesia-China Tetap Kuat
Dikukuhkan 16 Guru Besar UIN Raden Intan
Halte Bundaran HI Jadi Lokasi Nobar Dracin “Overdo”

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 21:46 WIB

Ukraina Tembak Kapal Dagang Iran, Menlu Seyed Desak UE Ambil Tindakan

Minggu, 26 Juli 2026 - 21:32 WIB

PPPA Soroti Tantangan Pengasuhan di Era Digital

Minggu, 26 Juli 2026 - 21:25 WIB

Menteri PPPA Beri Pendampingan Korban Kekerasan Seksual

Minggu, 26 Juli 2026 - 21:17 WIB

Revolusi Kuba Masih Relevan untuk Terus Digaungkan

Minggu, 26 Juli 2026 - 21:08 WIB

Kompi III Gelar Patroli Pengamanan Tempat Ibadah

Berita Terbaru

Ilustrasi Penembakan Kapal Iran oleh Ukraina

#indonesiaswasembada

Ukraina Tembak Kapal Dagang Iran, Menlu Seyed Desak UE Ambil Tindakan

Minggu, 26 Jul 2026 - 21:46 WIB

Menteri PPA dan Wagub Lampung Jihan

#indonesiaswasembada

PPPA Soroti Tantangan Pengasuhan di Era Digital

Minggu, 26 Jul 2026 - 21:32 WIB

Menteri PPA dan Korban Kekerasan Seksual

#indonesiaswasembada

Menteri PPPA Beri Pendampingan Korban Kekerasan Seksual

Minggu, 26 Jul 2026 - 21:25 WIB

Kuba dan Teguh Santosa [Dok]

#indonesiaswasembada

Revolusi Kuba Masih Relevan untuk Terus Digaungkan

Minggu, 26 Jul 2026 - 21:17 WIB

Pengamanan Tempat Ibadah [Na]

#indonesiaswasembada

Kompi III Gelar Patroli Pengamanan Tempat Ibadah

Minggu, 26 Jul 2026 - 21:08 WIB