BERBAGI

KETUA MPR RI, Zulkifli Hasan meresmikan Kampung Kopi yakni Panen Raya Kopi yang dikemas dalam rangkaian Festival Kopi, di Pekon Rigis Jaya Kecamatan Air Hitam, Minggu (22/7).

Acara festival panen kopi itu melibatkan penandatanganan prasasti Kampung Kopi Rigis Jaya oleh ketua MPR RI Zulkifli Hasan dan dilanjutkan dengan pemukulan gong sebagai tanda dibukanya festival kopi.

Ketua MPR RI asal Lampung ini meminta kepada pemerintah setempat, untuk membantu dan memperhatikan pendidikan anak petani. Karena, melalui pendidikan, petani mampu menemukan solusi terhadap permasalahannya.

BACA JUGA  MPR Gelar Pekan Kostitusi

“Permasalahan kopi yang perlu diatasi adalah tata niaga. Disini di tingkat petani, sekilo hanya sekitar Rp. 20 ribu. Namun, di cafe ternama, segelas kopi bisa mencapai Rp. 60 Ribu. Bahkan kalau kopi luwak sampai 200 ribu per gelasnya. Nah, kalau masalah kualitas dan produksi, saya rasa semakin lebih baik,” tandasnya.

Sementara itu, Bupati Lambar Parosil Mabsus menyampaikan, panen raya kopi sebagai rangkaian acara ‘Festival Kopi Lampung Barat 2018’, bertujuan untuk bisa secara langsung mengajak wisatawan untuk melihat langsung dan memetik hasil panen kopi masyarakat.

BACA JUGA  Pemkab Lambar Komitmen Tingkatkan Pelayanan Publik

“Memberikan pengalaman yang berbeda kepada tamu dan wisatawan yang berkunjung, sekaligus memperkenalkan budaya atau tradisi masyarakat lokal dalam mengelola kebun kopinya.” jelasnya.

Dalam kegiatan panen raya itu, akan ditampilkan bagaimana memetik buah kopi bersama 10.000 petani kopi, pengelolaan kopi dari hulu sampai hilir, serta kegiatan lain yang mendukung budidaya kopi, antara lain kegiatan peremajaan kopi, fasilitasi pasca panen kopi, desa mandiri benih kopi serta integrasi dengan sektor peternakan. [arifin thamrin/lintas]

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here