BERBAGI

JAKARTA – Ketua MPR Zulkiflin Hasan menegaskan kita sekarang perlu menggalakkan Radikalisme Pancasila sehingga mampu melawan paham radikal diluar itu.

“Sekarang perlu diwajibkan Pancasila itu masuk kampus dan sekolah-sekolah sebagai paham untuk menyelamatkan negara ini menjadi milik bersama bukan milik satu agama, suku saja,” katanya dalam acara Focus Group Discussion diadakan oleh Ikatan Alumni Resimen Mahasiswa Indonesia (IARMI) bertema Paham radikalisme Masuk Kampus, Minggu (1/7).
Kenapa paham radikal muncul?
Karena hal yang baik-baik pada 20 tahun lalu peninggalan Pak Harto seperti P4 dan yang berhubungan dengan Pancasila dihilangkan. Di kampus sekolah, Pancasila ditinggalkan.
Sedangkan anak yang kini berumur 20 tahun karena masa pertumbuhan mereka tidak begitu mengenal Pancasila. Saatnya kita pahamkan mereka dengan radikalisme pancasila, tegasnya.

BACA JUGA  Zulhas: Duka Lombok, Luka Bangsa

“Saya juga minta IARMI untuk membantu agar pemuda yang belum mengerti Pancasila diberitahu,” katanya.

BACA JUGA  Capres PAN: Prabowo-Zulhas Atau Anies-Gatot

Tentu metode disesuaikan dengan keadaan sekarang yaitu Sosialisasi Empat Pilar, sambungnya.

Lanjutnya, pendiri bangsa ini, Bung Karno sudah merumuskan negeri ini dalam bentuk kesepakatan bukan per golongan, agama atau perorangan. sehingga punya kekuatan kesatuan. Tujuannya mencegah lahir paham radikal,” ucapnya.[heri/lintas]

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here