Yasonna Laoly Diancam Ribuan Warga

152

Laporan : Heri Suroyo

JAKARTA – Ribuan Warga Tanjung Priok, Jakarta Utara yang menggelar aksi di depan gedung Kementerian Hukum dan HAM mendesak sang menteri, Yasonna Laoly meminta maaf dalam kurun waktu 2×24 jam.

Permintaan maaf tersebut terkait dengan ucapan Yasonna yang dianggap menghina warga Tanjung Priok.

“Menteri Yasonna Laoly harus minta maaf dalam kurun waktu 2×24 jam di media media besar negeri ini,”  kata salah satu orator saat berada di atas mobil komando, Rabu (22/1).

BACA JUGA  Jaksa Tetapkan 5 Tersangka Kasus Jiwasraya

“Jika tidak, kami akan datang dengan massa lebih besar lagi. Kami akan tutup pelabuhan Tanjung Priok,” tambahnya.

Orasi tersebut mengundang gemuruh dari seluruh massa yang memenuhi depan gedung Kemenkumham.

Sebelumnya, Yasonna Laoly menilai kemiskinan merupakan sumber tindakan kriminal.

Menurut Yasonna, semua pihak harus membantu menyelesaikan masalah tersebut.

BACA JUGA  Sekolah di Natuna tak Libur (lagi)

Hal tersebut dikatakan Yasonna dalam acara ‘Resolusi Pemasyarakatan 2020 Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS)’ di Lapas Narkotika Kelas IIA Jatinegara, Jakarta, Kamis (16/1).

Yasonna membandingkan antara kawasan Tanjung Priok Jakarta Utara dengan Menteng Jakarta Pusat.

Dalam perbandingannya, dia menyebutkan bahwa Tanjung Priok banyak melahirkan tindak kriminal karena tingkat perekonomian yang miskin.(*)

- Advertisement -
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here