Wisuda Periode IV 2025, Rektor Tekankan Integritas Kepada Lulusan UIN RIL

Jumat, 5 Desember 2025 | 09:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UIN RIL LAMPUNG – Pesan menjaga integritas menjadi sorotan utama Rektor UIN Raden Intan Lampung (RIL), Prof. H. Wan Jamaluddin Z., M.Ag., Ph.D., saat mengukuhkan 1.624 wisudawan dalam Sidang Senat Terbuka Wisuda Periode IV Tahun 2025, Kamis (04/12/2025) di GSG KH Ahmad Hanafiah.

Di hadapan para lulusan dan orang tua, Rektor mengingatkan bahwa kecerdasan dan gelar akademik tidak akan bernilai tanpa kejujuran dan karakter yang kuat.

“Apalah arti kecerdasan tanpa kejujuran? Apalah arti kemampuan tanpa amanah?” tegasnya.

Dalam pidatonya, Rektor mengatakan bahwa hari wisuda adalah momentum istimewa yang diraih melalui kerja keras, pengorbanan, keyakinan, dan doa. Ia menegaskan bahwa wisuda bukan garis akhir, tetapi awal dari perjalanan baru. Dunia nyata, ujarnya, tidak selalu berjalan teratur seperti jadwal kuliah.

“Di depan sana ada ujian tanpa pemberitahuan. Saudara akan menemui situasi yang tidak diajarkan di kelas. Di situlah akhlak dan karakter menjadi bekal paling berharga,” katanya.

Rektor juga mengutip QS. Ar-Ra’d ayat 11 sebagai pengingat bahwa perubahan besar selalu dimulai dari diri sendiri. Ia menyampaikan bahwa para wisudawan telah membuktikan kemampuan mengubah diri melalui disiplin dan ketekunan hingga berhasil menyelesaikan studi.

Baca Juga:  Lampung Fokus Deteksi Dini pada Penyakit Kanker

Ia juga menyinggung identitas UIN RIL sebagai kampus hijau, kampus ramah energi, dan kampus yang menjunjung tinggi moderasi beragama. Menurutnya, semua itu menjadi landasan untuk membentuk lulusan yang bukan hanya cerdas secara intelektual, tetapi berkarakter baik dan membawa keberkahan bagi masyarakat.

Prof. Wan Jamaluddin menyampaikan penghargaan khusus kepada para orang tua, mengakui bahwa di balik toga yang dikenakan para wisudawan terdapat pengorbanan yang sering kali tidak terlihat. Ia mendoakan agar semua ketulusan itu menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir.

Rektor juga mengingatkan wisudawan tentang tantangan era digital, kecerdasan buatan, ekonomi kreatif, perubahan iklim, dan kompetisi global. Banyak pekerjaan akan hilang, tetapi akan muncul pula peluang baru yang menuntut keterampilan baru.

“Belajar tidak pernah berhenti. Hari ini bukan akhir proses belajar, justru awal dari proses belajar yang lebih luas. Jadilah pembelajar sepanjang hayat,” ungkapnya.

Di hadapan wisudawan, ia kembali menekankan pentingnya integritas sebagai prinsip hidup. Menurutnya, akan ada banyak kesempatan yang menguji karakter lulusan, termasuk godaan untuk mengambil jalan pintas.

“Kemuliaan seorang sarjana tidak ditentukan oleh gelarnya, melainkan oleh nilai-nilai yang ia pegang teguh,” katanya.

Baca Juga:  Gubernur Mirza Minta Fatayat Perkuat Kualitas SDM

Pada akhir pidato, Rektor mengajak para wisudawan menjaga nama baik almamater, memperluas jaringan, serta kembali ke kampus sebagai mitra pembangunan.

“Ingatlah bahwa kampus ini adalah rumah ilmiah dan rumah spiritual saudara. Apa pun yang terjadi, rumah ini akan selalu menerima dengan tangan terbuka dan hati yang lapang dada,” ujarnya.

“Jika saudara ingin melihat masa depan, lihatlah apa yang saudara lakukan hari ini. Jadikan hari ini sebagai pijakan untuk melangkah lebih jauh, lebih berani, dan lebih bermanfaat,” pesan Rektor menutup sambutannya.

Prosesi wisuda berlangsung dalam dua sesi, dipimpin oleh Ketua Senat yang diwakili Ketua Komisi Senat, Prof. Dr. H. Arsyad Sobby Kesuma, Lc., M.Ag., dan disiarkan langsung melalui kanal YouTube UIN RIL.

Dari total lulusan, enam berasal dari Program Doktor, 44 dari Program Magister, dan selebihnya merupakan lulusan Program Sarjana. FTK menjadi fakultas dengan lulusan terbanyak, yaitu 520 wisudawan, disusul FEBI 483 wisudawan, FS 172, FDIK 124, FUSA 89, FPI 119, Saintek 53, dan Fakultas Adab 32 wisudawan. adv


Penulis : Anis


Editor : Anis


Sumber Berita : UIN RADEN INTAN

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Yayasan Tahfidz dan Panti Asuhan Rentan Terpapar Paham Radikalisme
Pemprov Lampung Lantik Tiga Pejabat, Sekdaprov Tekankan Penguatan Pembangunan Manusia
Targetkan Pramuka Aktif Di Setiap Tingkatan, Kwarran Kasui Kunjungi Tiap Gudep
Pemprov-DPRD Sepakat Awas Ketat BBM Subsidi, Antrean Masih Panjang
Polres WK Ungkap Curas 5 TKP Dan Penimbunan BBM
Sultan Dorong Donor Darah Digelar Serentak di 38 Provinsi
Junainah Jabat Lurah Kasui Pasar
Tim Media Gubernur dan Dugaan Pembatasan Peliputan, Semua Tahan Diri

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 08:37 WIB

Yayasan Tahfidz dan Panti Asuhan Rentan Terpapar Paham Radikalisme

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:16 WIB

Pemprov Lampung Lantik Tiga Pejabat, Sekdaprov Tekankan Penguatan Pembangunan Manusia

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:38 WIB

Targetkan Pramuka Aktif Di Setiap Tingkatan, Kwarran Kasui Kunjungi Tiap Gudep

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Pemprov-DPRD Sepakat Awas Ketat BBM Subsidi, Antrean Masih Panjang

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:45 WIB

Polres WK Ungkap Curas 5 TKP Dan Penimbunan BBM

Berita Terbaru

Berita Utama

Yayasan Tahfidz dan Panti Asuhan Rentan Terpapar Paham Radikalisme

Minggu, 11 Okt 2026 - 08:37 WIB

Berita Utama

Polres WK Ungkap Curas 5 TKP Dan Penimbunan BBM

Kamis, 8 Okt 2026 - 18:45 WIB