BERBAGI

SALATIGA, Puluhan warga dan personel satgas TMMD Reguler ke 102 tahun 2018 di desa Bonomerto, kecamatan Suruh, kabupaten Semarang, berjibaku mengerjakan pengecoran jalan penghubung antara dusun Krajan dan dusun Gedong, Rabu (25/07/2018).

Jalan penghubung dengan jarak lebih kurang 1,6 kilo meter, merupakan sasaran utama pada program fisik karya bakti TMMD Reguler ke 102 tahun 2018 di desa Bonomerto.Puluhan warga yang turut serta dalam pengerjaan jalan tersebut adalah kelompok gotong royong dari setiap dusun yang menyumbangkan tenaga untuk memajukan desa Bonomerto secara bergiliran.Tasripah (45), salah satu warga Dusun Jaten yang ikut serta dalam pengecoran jalan mengaku senang dengan adanya program bakti karya TMMD Reguler ke 102 tahun 2018 ini.

BACA JUGA  Kisah Haru Mbah Sukirman

Tasripah dan beberapa ibu yang turut serta dalam pengerjaan jalan, adalah pengganti sang suami yang tidak bisa hadir, dalam penjadwalan gotong royong dikarenakan sedang bekerja di luar kota.Namun demikian Tasripah dan suaminya adalah bagian dari warga desa Bonomerto yang selalu aktif dalam pembangunan desa baik segi prmbangunan fisik dan non fisik.[*/rls/salatiga]

Tak Mau Kalah, Ibu-Ibu Angkat Pasir

SALATIGA– Anggota Satgas TNI dari kodim Salatiga dan ibu-ibu masyarakat Desa Bonomerto Kecamatan Suruh Kabupaten Semarang telah menuju ke lokasi TMMD reguler ke 102 TA. 2018 untuk melangsir dan mengangkat pasir, batu split, untuk melanjutkan pelaksanaan ‘pengecoran jalan supaya tidak kuwalahan, dan mendapatkan hasil yg maksimal Rabu (25/07)

BACA JUGA  Agar Sempurna, Tentara Terus Benahi Jalan Makadam

Kepala Desa Bonomerto Bapak Muh murwanto tancap gas untuk mengerahkan warga masyarakat terutama ibu-ibu untuk membantu menyiapkan segala material yang sudah di distribusikan ke lokasi TMMD reguler ke 102 untuk melanjutkan pengecoran jalan untuk mengejar target sasaran supaya terselesaikan tepat waktu yang ditentukan.

Kondisi jalan yang di dibangun oleh TNI Kodim 0714/Salatiga melalui TMMD reguler ke 102 TA. 2018 merupakan jalan yang dilintasi masyarakat menuju ke desa dan kesawah yang dulu sempit sekarang menjadi lebar.[*/rls/salatiga]

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here