Wagub Lampung Dorong Program Kelas Migran Vokasi Segera Direalisasikan Tahun Ini

Selasa, 31 Maret 2026 | 16:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDARLAMPUNG — Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela membahas kesiapan Program Kelas Migran Vokasi bersama sejumlah pihak terkait dalam rapat koordinasi di Ruang Rapat Sakai Sambayan, Kantor Gubernur Lampung, Selasa (31/3/2026).

Rakor juga membahas upaya menyiapkan tenaga kerja Lampung agar mampu bersaing di tingkat internasional terus dimatangkan.

Rapat tersebut melibatkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Lampung, Bank Lampung, serta Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Jepang.

Program Kelas Migran Vokasi dirancang untuk membangun generasi pekerja migran yang profesional, terampil, dan berdaya saing global. Pada tahun ini, program tersebut ditargetkan dapat diikuti oleh 7.855 siswa SMA/SMK dengan dukungan 93 pengajar atau sensei.

BP3MI Lampung menyampaikan bahwa terdapat 475 peluang kerja di Jepang saat ini dengan permintaan mayoritas di bidang Food and Beverage (F&B) dan hospitality sebanyak 229 lowongan, kesehatan dan caregiving 80 lowongan, agrikultur dan perikanan 72 lowongan, logistik dan service 58 lowongan, serta manufaktur dan konstruksi 39 lowongan.

Baca Juga:  Gubernur Mirza Tekankan Penghormatan terhadap Teman Tuli

Selain itu, tren perekrutan tenaga kerja ke Jepang saat ini semakin mengarah pada sistem berbasis keahlian (skill-based recruitment), di mana faktor gender tidak lagi menjadi batasan utama dalam sebagian besar lowongan yang tersedia.

Untuk mendukung implementasi program, Pemerintah Provinsi Lampung akan memperkuat kolaborasi dengan seluruh LPK di daerah guna mengawal proses pelatihan hingga penempatan kerja. LPK juga menyatakan kesiapan untuk mendukung program ini dengan membagi skema pelatihan ke dalam dua klaster, yakni jalur magang dan jalur kerja.

Dalam pelaksanaannya, para peserta tidak hanya dibekali kemampuan bahasa, tetapi juga keterampilan teknis sesuai kebutuhan industri. Selain itu, akan dilakukan proses screening terhadap minat dan potensi siswa agar pembelajaran lebih terarah dan sesuai dengan kompetensi masing-masing.

Baca Juga:  AS-Israel Penyebab Timbulnya Bahaya Lingkungan

Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menegaskan bahwa program ini harus segera direalisasikan dan tidak boleh tertunda.

“Program ini harus dieksekusi tahun ini dan harus ada pemberangkatan dari peserta yang sudah dilatih. Saya minta seluruh pihak mengawal secara intensif, mulai dari proses pelatihan hingga penempatan kerja,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan agar setiap kendala yang muncul dapat segera dikoordinasikan dan diselesaikan sejak awal.

“Jika ada kendala, segera dikoordinasikan. Jangan sampai saat mendekati waktu keberangkatan justru muncul ketidaksiapan yang menghambat program ini. Kita ingin semua berjalan sesuai rencana,” tegasnya.

Melalui program ini, diharapkan semakin banyak generasi muda Lampung yang memiliki keterampilan unggul dan mampu bersaing di pasar kerja internasional, sekaligus membuka peluang kerja yang lebih luas serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Provinsi Lampung.


Penulis : Romy Agus


Editor : Romy Agus


Sumber Berita : Adpim

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Rute Shenzhen-Jakarta Kembali Beroperasi
KJRI Guangzhou Bukukan Transaksi 90 Juta $ AS pada TEI ke-41
Reformasi DK PBB Batasi Keterwakilan Negara Maju
Kerja sama Indonesia-Tiongkok Buka Jalan Pengembangan Talenta
Memaknai Visi Xi Jinping Tentang Tata Kelola Global
Turki, Qatar, Pakistan, dan Indonesia Teken MOU Pertahanan
Ketua MPR RI Apresiasi Prestasi SMA YP Unila
Pemprov Lampung Perkuat Pemberdayaan Masyarakat

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 02:49 WIB

Rute Shenzhen-Jakarta Kembali Beroperasi

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 02:44 WIB

KJRI Guangzhou Bukukan Transaksi 90 Juta $ AS pada TEI ke-41

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:38 WIB

Reformasi DK PBB Batasi Keterwakilan Negara Maju

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:08 WIB

Kerja sama Indonesia-Tiongkok Buka Jalan Pengembangan Talenta

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:57 WIB

Memaknai Visi Xi Jinping Tentang Tata Kelola Global

Berita Terbaru


Pesawat Shenzhen Airlines dengan nomor penerbangan ZH161 tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang, Banten, pada Selasa (20/10). (Kemenpar)

Berita Utama

Rute Shenzhen-Jakarta Kembali Beroperasi

Sabtu, 24 Okt 2026 - 02:49 WIB

Wakil Menteri Perdagangan RI Dyah Roro Esti Widya Putri berbicara dalam Indonesia-China Business Forum bertajuk

Berita Utama

KJRI Guangzhou Bukukan Transaksi 90 Juta $ AS pada TEI ke-41

Sabtu, 24 Okt 2026 - 02:44 WIB

Sekjen PBB dan Prabowo di Hambalang [Sekneg]

Berita Utama

Reformasi DK PBB Batasi Keterwakilan Negara Maju

Jumat, 23 Okt 2026 - 23:38 WIB

Foto dokumentasi yang diabadikan pada 14 Juni 2024 ini menunjukkan peserta wisuda kelompok kedua dengan program pelatihan bersama di bidang teknik metalurgi berfoto bersama sesudah acara kelulusan di depan pintu gerbang Central South University (CSU) di Tiongkok tengah. (Xinhua)

Berita Utama

Kerja sama Indonesia-Tiongkok Buka Jalan Pengembangan Talenta

Jumat, 23 Okt 2026 - 23:08 WIB

Presiden China Xi Jinping (ketiga dari kanan) bertemu dengan keluarga mendiang premier atau kepala pemerintah Negara Bagian Tasmania, Jim Bacon, di Negara Bagian Tasmania

Berita Utama

Memaknai Visi Xi Jinping Tentang Tata Kelola Global

Jumat, 23 Okt 2026 - 20:57 WIB