Laporan: Makmur/Vona

BANDARLAMPUNG -Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim (Nunik) secara resmi meluncurkan Kamus Lampung-Indonesia versi cetak dan daring, yang dilakukan secara virtual meeting dan diikuti Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikbud Prof. Endang Aminudin Aziz, melalui aplikasi zoom meeting, di Bandarlampung, Kamis (18/2).

Dalam peluncuran kamus tersebut, Wagub Nunik menjelaskan bahasa ibu merupakan bahasa pertama yang dikuasai manusia sejak lahir melalui interaksi sesama anggota keluarganya, sesama anggota masyarakat dan lingkungannya.

BACA JUGA  Jung atau Djong, Bahtera Keadilan

“Sebagian besar masyarakat Lampung, bahasa Lampung tidak hanya menjadi bahasa ibu, lebih dari itu bahasa lampung merupakan identitas dan kekayaan yang seharusnya kita jaga dan kita lestarikan penggunaannya,” jelas Wagub Nunik.

Ia melanjutkan, bahasa akan terus berkembang seiring peradaban manusia yang menggunakannya dan suatu bahasa akan punah ketika tidak lagi dipergunakan oleh manusia-manusianya.

BACA JUGA  Ini 4 Daerah Bakal Rapid Test Massal di Provinsi Lampung

“Tentu kita tidak ingin bahasa yang kita cintai ini akan punah. Oleh karena itu, semua masyarakat bahasa, khususnya masyarakat Bahasa Lampung seharusnya menyadari betapa penting dan berharganya bahasa yang kita miliki ini,” ujarnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here