Wabup Lampura Ajak Masyarakat Jaga Kekompakan

Selasa, 15 November 2022 | 21:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Rudi Alfian

LAMPUNG UTARA – Wakil Bupati (Wabup) Lampung Utara (Lampura), Ardian Saputra bersama jajaran kembali laksanakan kunjungan kerja sekaligus bersilaturahmi di dua desa yang ada di Kecamatan Abung Selatan Kabupaten setempat, Selasa, (15/11).

Kali ini Desa Trimodadi dan Desa Bandar Kagungan Raya menjadi pelabuhan kegiatan kunker guna menemui langsung masyarakat desa setempat. Dalam kegiatan tersebut, Wabup Ardian Saputra membawa rombongan yang diantaranya lima orang merupakan pejabat teras yang mengemban tugas vital dipemerintahan daerah. Kelima pejabat teras tersebut ialah Asisten I Setdakab Lampura, Mankodri, Plt. Kadis PUPR, Sukatno, Kadis Pendidikan, Mat Soleh, Plt. Kadiskes, Maya Natalia Manan, serta Kadis PMD, Abdurahman yang mengemban tugas melayani 232 pemerintahan desa.

Baca Juga:  APBD Lampung: Pendapatan Rp7,23 T, Belanja Rp6,93 T

Wabup Lampura, Ardian Saputra dalam sambutannya dihadapan para warga meminta agar tetap menjaga kekompakan dan kebersamaan satu sama lain guna menyukseskan program prioritas pembangunan yang sedang digaungkan oleh Pemkab setempat. Pihaknya berkomitmen untuk membangun infrastruktur baik di desa Trimodadi maupun di desa Bandar Kagungan Raya ditengah keterbatasan anggaran daerah. Namun dirinya optimis pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Kabupaten Lampung Utara dapat direalisasikan dan dapat dilanjutkan di tahun-tahun berikutnya.

Baca Juga:  Menlu Turki dan UEA Kecam Serangan Houthi

“Khususnya untuk pembangunan prioritas, agar kiranya segera diusulkan ke Pemkab Lampura agar dapat segera ditindaklanjuti pada tahun 2023 mendatang. Kepada seluruh elemen masyarakat saya mohon agar ikut mengawal program pembangunan di desa masing-masing, harus terus menjaga kekompakan dan kebersamaan ditengah-tengah masyarakat,” ucap dia.

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Mengarungi Laut Dalam: Sebuah Visi Baru Bagi Indonesia-Tiongkok
Curhat dengan AI, Sejauh Mana Batas Toleransi?
782 Anak Terpapar Radikalisme: DPRD Lampung Ingatkan Bahaya Doktrinasi Muda
Mantan PM Malaysia Najib Razak Kembali ke Penjara
Trump Tunjuk Stephen Miller jadi Kepala Staf Gedung Putih
Raksasa Undustri Kertas Indonesia, Pamerkan Inovasi Hijau di CIIE
Netty Prasetyani Soroti Modus Narkotika di Cairan Vape
Siarkan Sidang Terbuka, Setjen DPR Sabet State Institution Award CNN 2026

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 22:55 WIB

Mengarungi Laut Dalam: Sebuah Visi Baru Bagi Indonesia-Tiongkok

Sabtu, 7 November 2026 - 22:03 WIB

Curhat dengan AI, Sejauh Mana Batas Toleransi?

Sabtu, 7 November 2026 - 21:45 WIB

782 Anak Terpapar Radikalisme: DPRD Lampung Ingatkan Bahaya Doktrinasi Muda

Sabtu, 7 November 2026 - 20:14 WIB

Mantan PM Malaysia Najib Razak Kembali ke Penjara

Sabtu, 7 November 2026 - 20:10 WIB

Trump Tunjuk Stephen Miller jadi Kepala Staf Gedung Putih

Berita Terbaru

Yustian Rovi Alfiansah menghadiri Forum Kerja Sama Inovasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Internasional (International Science and Technology Innovation Cooperation Forum/ISTICF) dan Konferensi Inovasi Teknologi Laut Dalam (Deep-Sea Technology Innovation Conference/DSTIC) Pelabuhan Perdagangan Bebas Hainan 2026, yang merupakan edisi keempat, di Sanya, Provinsi Hainan, Tiongkok selatan, pada 4 November 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Mengarungi Laut Dalam: Sebuah Visi Baru Bagi Indonesia-Tiongkok

Sabtu, 7 Nov 2026 - 22:55 WIB

Infografis ini menampilkan ketersediaan psikiater dan psikolog klinis di Indonesia. Data nasional per 1 September 2026 bersumber dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (RI), sedangkan sebaran per provinsi bersumber dari kajian Info Singkat DPR RI (Oktober 2023). (Xinhua)

Berita Utama

Curhat dengan AI, Sejauh Mana Batas Toleransi?

Sabtu, 7 Nov 2026 - 22:03 WIB

Mantan perdana menteri (PM) Malaysia Najib Razak (pertama dari kiri) terlihat di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 22 Desember 2025. Mantan PM Malaysia Najib Razak gagal dalam upaya bandingnya untuk dipindahkan ke tahanan rumah setelah Pengadilan Tinggi Kuala Lumpur menolak permohonannya pada hari itu. (Bernama/Xinhua)

Berita Utama

Mantan PM Malaysia Najib Razak Kembali ke Penjara

Sabtu, 7 Nov 2026 - 20:14 WIB

Berita Utama

Trump Tunjuk Stephen Miller jadi Kepala Staf Gedung Putih

Sabtu, 7 Nov 2026 - 20:10 WIB