BERBAGI

Laporan: Marfen/Makmur

BANDARLAMPUNG-Unila merasakan kewajiban moral memajukan masyarakat dan kebudayaan Lampung. Rektor Prof. Karomani menghayati kewajiban itu. Bahkan mewujudkannya ke dalam seluruh kinerjanya sebagai pemimpin Unila.

Demikian diungkap Kahfie Nazarudin, Juru Bicara Universitas Lampung (Unila) seperti disampaikan kepada lintaslampung.

BACA JUGA  Alzier: Soal Tewasnya Mahasiswi FKIP. Periksa WR 2, Bujang, Bukhori Dan Fendi

Dalam jalur undangan penerimaan mahasiswa baru, Unila menerima putra daerah sebanyak 94% dari jatah yang tersedia; tersisa hanya 6% untuk mahasiswa luar Lampung. Sebagai perbandingan, ITERA menerima hanya 57% putra daerah; masih menerima 43% mahasiswa luar Lampung.

BACA JUGA  Seminar-Webinar BKBH Unila; Akta Perdamaian dan Sita Eksekusi Asset Alay [4]

Di ranah kelembagaan dihidupkan kembali Pusat Penelitian Budaya Lampung. Kesadaran bahwa budaya Lampung perlu perhatian dan pembiayaan khusus mendorong Rektor Karomani membangkitkan kembali pusat penelitian tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here