Ulama NU: Undangan Liga Muslim Dunia Tanda Penghormatan Pemimpin Bangsa

Jumat, 3 Juni 2022 | 15:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan: Heri Suroyo

JAKARTA – Liga Muslim Dunia mengundang Ketua DPR RI Puan Maharani untuk mengunjungi Museum Internasional Sejarah Nabi Muhammad SAW dan Peradaban Islam di Madinah, Arab Saudi. Undangan untuk Puan tersebut dinilai sarat dengan makna.

“Undangan Liga Muslim Dunia untuk Puan adalah penghormatan dan sekaligus pengakuan Puan sebagai pemimpin bangsa,” kata Pengurus Lembaga Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPTNU), KH. Marzuki Wahid, Kamis (2/6).

Undangan dari Liga Muslim Dunia pun dinilai sebagai penghargaan kepada Puan sebagai salah satu pemimpin perempuan dunia. Menurut Marzuki, bangsa Indonesia perlu merasa bangga karena hal tersebut juga merupakan penghargaan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Di sisi lain, Marzuki mengapresiasi langkah Puan yang tetap melakukan diplomasi DPR di sela-sela melakukan ibadah umrah. Apalagi pertemuan Puan dengan Liga Muslim Dunia merupakan dorongan agar pembangunan Museum Internasional Sejarah Nabi Muhammad SAW dan Peradaban Islam di Indonesia bisa segera selesai.

“Langkah Ketua DPR ini sangat tepat dan penting. Tidak hanya memenuhi kebutuhan spiritual pribadi belaka, tetapi juga Mbak Puan menyelami dan menghayati kebutuhan masyarakat Muslim Indonesia yang merupakan jumlah Muslim terbesar di dunia,” ucap Marzuki.

“Ini adalah diplomasi spiritual yang sangat menyentuh. Saya sangat mengapresiasi langkah Ketua DPR RI karena di sela-sela rangkaian ibadah umrahnya beliau menyempatkan diri untuk memenuhi undangan mengunjungi Museum Nabi Muhammad SAW di Madinah,” lanjutnya.

Marzuki menyebut, Puan menunjukkan empati terhadap harapan umat Muslim di Indonesia mengenai kebutuhan fasilitas spiritual. Ia menganggap, empati spiritual diperlukan mengingat Indonesia merupakan Negara yang masyarakatnya sangat menjunjung tinggi nilai-nilai keagamaan.

Baca Juga:  Putin-Salman Sepakat Diplomasi Jalan Keluar dari Krisis Timur Tengah

“Bukan karena kepentingan politik, tetapi pemenuhan hak dasar masyarakat. Dalam hal ini adalah hak spiritual masyarakat dalam beragama,” terang Marzuki.

Rektor Institut Studi Islam Fahmina (ISIF) di Cirebon ini menilai, langkah yang dilakukan Puan penting ditiru pemimpin bangsa lain. Marzuki berpandangan, dalam keadaan apapun dan di mana pun, seorang pemimpin harus menyelami dan menghayati kebutuhan bangsa, sekalipun sedang dalam rangkaian kegiatan ibadah.

“Saya menilai, dalam konteks ini berarti hati dan pikiran Puan adalah bangsa dengan berbagai persoalan dan tantangan yang harus diselesaikannya. Persoalan bangsa adalah konsennya yang melekat,” sebutnya.

“Ini adalah salah satu syarat untuk menjadi pemimpin besar Indonesia di masa mendatang. Apalagi Puan juga mencoba mendalami lingkungan Masjid Nabawi yang sangat artistik, religius, dan penuh dengan kesyahduan,” tambah Marzuki.

Seperti diketahui, Puan memenuhi undangan Liga Muslim Dunia untuk mengunjungi Museum Internasional Sejarah Nabi Muhammad SAW dan Peradaban Islam yang berada di Madinah di sela-sela melaksanakan ibadah Umrah.

Museum Nabi Muhammad SAW merupakan cerminan dari kehidupan Nabi Muhammad dan titik awal peradaban Islam yang sekarang telah menyebar di berbagai penjuru dunia. Liga Muslim Dunia bekerja sama dengan Yayasan Wakaf Assallam bekerja sama dengan Dewan Masjid Indonesia (DMI) saat ini tengah membangun museum yang sama di Jakarta.

Dalam kesempatan itu, Puan menyampaikan rasa bangganya karena Indonesia dipilih menjadi negara pertama di luar Arab Saudi yang akan dibangun Museum Internasional Sejarah Nabi Muhammad SAW dan Peradaban Islam.

“Atas nama Bangsa Indonesia, kami menyampaikan ucapan terima kasih karena Indonesia dipilih sebagai negara pertama yang dibangun Museum Nabi Muhammad dari 25 negara yang mengajukan permohonan. Ini sebuah kehormatan untuk kami,” ucap Puan saat bertemu dengan perwakilan Liga Muslim Dunia, Senin (30/5).

Baca Juga:  Korban Tewas di Nepal jadi 1.403 Jiwa, 6.150 Masih Hilang

Perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR itu juga menyampaikan dukungannya atas pembangunan Museum Nabi Muhammad SAW di Indonesia. Puan berharap agar pembangunan museum segera rampung.

“Kami berharap agar Museum Nabi Muhammad SAW di Indonesia bisa segera terbangun sehingga kami umat Islam yang ada di Indonesia dan dari berbagai belahan dunia lainnya bisa mengenal dan mencintai Nabi Muhammad dengan lebih lagi,” kata mantan Menko PMK itu.

Selain membicarakan mengenai museum, Puan juga mengungkapkan harapan bangsa Indonesia agar hubungan dengan Arab Saudi semakin lebih erat. Apalagi hubungan Indonesia dan Arab Saudi sudah terjalin hangat sejak era Presiden Soekarno.

“Kami juga menginginkan agar hubungan Saudi Arabia dengan Indonesia bisa semakin erat. Selain sebagai Ketua DPR, kedatangan saya ke sini ingin melanjutkan hubungan baik antara Kakek saya dengan Saudi Arabia,” ucap Puan.

Sementara itu, Syaikh Dr. Yahya Al-Kinany yang mewakili Sekjen Liga Muslim Dunia Syaikh Dr. Muhammad Abdul Karim Al-Issa menyampaikan alasan mengapa Indonesia dipilih sebagai negara pertama yang akan didirikan Museum Nabi Muhammad SAW di luar Arab Saudi.

“Indonesia merupakan contoh dan model yang harus diketahui oleh dunia, dapat hidup damai dan saling menghargai dengan berbagai ragam suku, budaya dan bahasa yang dimilikinya,” jelas Syaikh Dr. Yahya Al-Kinany. ##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Peringati HUT Ke-81, TNI Pakai PDU Baru
Iran Tinjau Pandangan AS Terkait Proposal Baru
Hubungan Perbukuan Tiongkok-Indonesia Makin Erat
Iran Serang 7 Kapal Tanker Minyak “Pelanggar” Hormuz
Al-Masirah: Arab Saudi Hantam Yaman Barat
Komisi 3 Berkunjung ke Rumah Kapolri Baru, Bawa 7 ‘Oleh-oleh’
Pengamat Militer Stanislaus Dukung Penuh Film ‘Ageman’
Elon Musk Pimpin Proyek Pentagon; Kajian Perang Masa Depan
Tag :

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:37 WIB

Peringati HUT Ke-81, TNI Pakai PDU Baru

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:13 WIB

Iran Tinjau Pandangan AS Terkait Proposal Baru

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:13 WIB

Hubungan Perbukuan Tiongkok-Indonesia Makin Erat

Minggu, 4 Oktober 2026 - 13:08 WIB

Iran Serang 7 Kapal Tanker Minyak “Pelanggar” Hormuz

Minggu, 4 Oktober 2026 - 12:07 WIB

Al-Masirah: Arab Saudi Hantam Yaman Barat

Berita Terbaru

Berita TNI

Peringati HUT Ke-81, TNI Pakai PDU Baru

Senin, 5 Okt 2026 - 12:37 WIB

Berita Utama

Iran Tinjau Pandangan AS Terkait Proposal Baru

Senin, 5 Okt 2026 - 12:13 WIB

Foto yang diabadikan pada 30 September 2026 ini memperlihatkan upacara pembukaan Indonesia International Book Fair 2026 di Jakarta. (Xinhua)

Berita Utama

Hubungan Perbukuan Tiongkok-Indonesia Makin Erat

Minggu, 4 Okt 2026 - 15:13 WIB

Berita Utama

Iran Serang 7 Kapal Tanker Minyak “Pelanggar” Hormuz

Minggu, 4 Okt 2026 - 13:08 WIB

Foto tangkapan layar yang disediakan oleh Pusat Media Houthi pada 27 September 2026 ini menunjukkan orang-orang bereaksi di sebuah pasar setelah serangan udara, yang diduga dilakukan Arab Saudi, menargetkan pasar tersebut di Taiz, Yaman barat daya. (Xinhua)

Berita Utama

Al-Masirah: Arab Saudi Hantam Yaman Barat

Minggu, 4 Okt 2026 - 12:07 WIB