Laporan: Heri Suroyo
JAKARTA-Ulah Mulyadi-Ali yang mengembalikan rekomendasi PDIP sebagai kendaraan tempur di Sumatera Barat guna memperebutkan kursi Gubernur dan Wakil Gubernur, berujung PDIP-Demokrat bebantah.

Debat kusir PDIP-Demokrat ini bermula dari pernyataan Sekjen Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto menyebut Bakal Calon Gubernur Sumatera Barat, Mulyadi tidak kokoh dalam sikap sebagai pemimpin. Wasekjen Partai Demokrat Jansen Sitindaon membalas, justru Mulyadi lebih baik daripada Hasto Kristiyanto.

BACA JUGA  Covid, KPU Komit Pilkada 9 Desember 2020

“Kalau bicara soal kepemimpinan, malah Pak Mulyadi ini yang lebih kokoh kepemimpinannya dibanding Mas Hasto,” kata Jansen kepada wartawan, Minggu (6/9).

Jansen beralasan, dengan tiga kali periode terpilih menjadi anggota DPR RI, Mulyadi lebih baik ketimbang Hasto dalam hal kepemimpinan.

BACA JUGA  TEC Berikhtiar ke Demokrat

“Pak Mulyadi ini sudah tiga periode selalu terpilih jadi anggota DPR RI sebelum mundur untuk maju Pilgub ini, dibanding Mas Hasto yang kalau tak salah baru sekali saja jadi anggota DPR,” ucapnya. Dikembalikannya rekomendasi PDIP, Mulyadi-Ali hanya diusung oleh Demokrat dan PAN.[]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here