BERBAGI

Laporan : Agus Setiawan

PESISIR BARAT – Ganti rugi lahan untuk pelebaran jalan nasional, di Pekon Baturaja Kecamatan Pesisir Utara, Pesisir Barat, Lampung, dipertanyakan warga, sebab sudah satu tahun lebih uang ganti rugi terebut belum sampai ketangan sang pemilik.

Hal itu diungkapkan Mizwan,salah seorang warga Baturaja  kepada wartawan dikediamannya Jumat (25/1). Menurut dia ada dua objek yang belum dibayar oleh pihak terkait, yakni milik Sukendar, jumlahnya Rp 10 juta dan Ilyas Rp 12 juta.

BACA JUGA  Pemkab Pesbar Siapkan Bantuan Transportasi

“Proses ganti rugi sebagian ada yang telah dibayar dan ada yang belum. Kalau punya saya sudah dibayar pada 2017 lalu, ” terang Mizwan.

Dikatakan, untuk pembayaran ganti rugi datanya ada sama Peratin. “Proses pembayaran harus ada rekomendasi dari Peratin Baturaja Edwarlin. Namun hingga kini untuk Ilyas dan Sukendar belum juga dibayar,” terang Mizwan.

BACA JUGA  Pengamat: Ketua PWI Diminta Seret Kasat Pol PP Ke Polisi

Menanggapi hal itu Aktifis Kumpar Pesisir Barat Suwandi mengaku akan mengklarifikasi permasalahan ganti rugi tersebut kepada Peratin Baturaja.

“Peratin Baturaja harus diminta klarifikasinya, jangan – jangan Peratin ikut bermain dalam pembayaran ganti rugi lahan milik warga,” pungkas Suwandi.

Saat akan dikonfirmasi Peratin Edwarlin tidak berhasil ditemui, meskipun beberapa kali pintu rumahnya diketok, sang peratin tidak menampakkan batang hidungnya.[*]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here