BERBAGI

SALATIGA -Sebagai aparat negara, status sosial bukanlah hal yang menjadi batasan bagi seseorang dalam bergaul di lingkungan masyarakat. Di lingkungan TNI, terutama di satuan teritorial, jabatan komandan Kodim menjadikan jabatan tersebut harus dekat dengan rakyat. Tuntutan jabatan tersebut, keseharian membuat selalu bersinggungan langsung dengan rakyat.

Sebagai Komandan Satgas TMMD Reguler 102 Kodim 0714/Salatiga Letkol Inf Prayogha Erawan tidak pernah risih atau malu melakukan apapun asal terkait dengan suksesnya pelaksanaan TMMD, termasuk dekat dengan rakyat yang tanpa sekat akan beliau jalani. Disaat kunjungan kerja pada sasaran rehab rumah ibadah yaitu mushola AL AMIN di Dusun Karangdawung Rt 03/03 Desa Bonomerto Kecamatan Suruh kabupaten Semarang hari Jumat 27/7/18

BACA JUGA  Cat Hijau Tentara, Pas Untuk Melambangkan Kesejukan

Makan ubi rebus juga perlu dilakukan, mengingat kebiasaan warga sasaran TMMD Desa Bonomerto Kecamatan Suruh yang dikebunnya banyak menananam ubi,yang notabene ubi sebagai makanan wajib sehari hari. Disamping sarana komsos dan menyatunya dengan warga. Sambil bercengkerama istirahat siang dengan salah satu warga yang bernama Ibu Yassaroh (40 ) tani dari Dusun Karangdawung Rt 03/03 Desa Bonomerto ,Dandim memberikan pengarahan terkait TMMD sambil menikmati ubi jalar rebus dan ngopi, dilokasi pembangunan Mushola.”Tak masalah, makan ubi jalar rebus bersama warga, bahkan jika perlu dipinggir jalan sekalipun.

BACA JUGA  Rehab RTLH Joko pun Selesai

Malalui pendekatan seperti ini akan lebih mengena di hati mereka. Buktinya, selama pelaksanaan TMMD, dukungan warga sangat maksimal, bahkan lebih dari 40 orang per hari,” ungkap Dandim.
Pendekatan kepada warga adalah hal yang efektif untuk menyatukan keinginan warga yang sesungguhnya agar tercapai apa yang diinginkan selama ini dan juga untuk kemajuan dan yang menikmatinyapun warga sendiri nantinya.[*/rls/Salatiga]

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here