BERBAGI
CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v62), quality = 100

JAKARTA – Sandiaga Umo terancam bakal dicoret dari daftar calon wakil presiden jika terbukti memberikan sejumlah uang untuk diusung menjadi cawapres mendampingi Prabowo.

“Apabila setelah putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap terbukti bahwa seseorang tersebut menyerahkan imbalan kepada partai politik untuk menjadi calon presiden maka pencalonan tersebut dapat dibatalkan,” kata Anggota dan Koordinator Hukum, Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Fritz Edward di Gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jakarta, Kamis (9/8).

BACA JUGA  Riza Patria: PT Bentuk Ketidakadilan Politik

Fritz Edward menjelaskan sesuai dengan pasal 228 dari Undang-Undang No 7 Tahun 2017 dijelaskan telah melarang bagi Partai Politik untuk memberikan uang atau imbalan apapun kepada Partai politik untuk dapat menjadi Calon Presiden.

Tidak hanya orang tersebut yang akan dicoret, tapi partai politik yang terbukti menerima uang juga akan dikenai sanksi tidak bisa mengikuti Pemilu berikutnya.

“Itu yang kami dapatkan terkait di pasal 228,” jelasnya.

BACA JUGA  APBD Gak Boleh Bocor

Bawaslu akan melakukan penelusuran terkait dengan adanya berita yang menyatakan bahwa Sandiaga Uno memberikan imbalan kepada partai politik.

“Sekali lagi, ini membutuhkan proses klarifikasi dan apabila itupun terindikasi maka membutuhkan putusan pengadilan untuk membatalkan pencalonan,” ungkap Fritz.

Bawaslu juga mengimbau kepada pihak-pihak yang mengetahui praktek ini untuk melaporkan kepada Bawaslu. Sehingga Bawaslu sendiri bisa segera melakuan klarifikasi dari informasi yang konprehensif.[heri/lintas]

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here