BERBAGI

Laporan: Heri Suroyo
JAKARTA – Ketua Umum Dewan Pembina Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono meminta seluruh kader partai yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Adil Makmur untuk mewaspadai adanya potensi kecurangan dalam Pilpres 2019.

SBY mengatakan, semula dia tidak ingin mempercayai adanya kabar kecurangan dalam Pilpres 2019. Namun belakangan kabar tersebut semakin santer terdengar dengan bukti yang patut dipercaya.

Maka dirinya memerintahkan kepada seluruh kadernya untuk turut mengawasi jalannya Pemilu 2019. “SBY mengatakan, Indonesia harus betul-betul mampu menjalankan pemilu yang damai jujur dan adil.

BACA JUGA  Jateng Ditarget 80% Untuk Jokowi

“Kami harus kerja bersama mencegah, mengingatkan, dan menolak jangan sampai ada kecurangan. Sebab kalau ada kecurangan apalagi yang masif, tidak baik, tercoreng demokrasi kita, tercoreng pemilu kita,” tegas SBY di kediamannya di Mega Kuningan Jakarta,Jumat (21/12).

Ia menjelaskan Kalau itu terjadi, rakyat akan sangat kecewa dan tidak percaya lagi dengan penyelenggara.

“Apalagi kalau rakyat tidak terima, kita akan alami krisis dan bukan itu yang kita harapkan,” jelasnya.

Pengalaman pemilu di tahun- tahun sebelumnya, meskipun dinamika dan tensi politik cukup tinggi, tetapi pemilu selalu berjalan lancar dan damai. Maka dari itu, Pemilu 2019 diharapkan dapat berjalan lebih baik dari pemilu tersebut.

BACA JUGA  Demokrat Mendua, JK-AHY Atau Anies AHY

“Kami Demokrat, serta Gerindra ingin ambil bagian untuk memastikan pemilu ini jujur dan adil. Sebab kalau tidak damai jujur dan adil, saya khawatir tidak baik untuk kehidupan bangsa ini pascapemilu 2019 nanti,” pungkasnya.

Prabowo memastikan tim koalisi di bawahnya terus menjalin komunikasi. Tim termasuk para sekretaris jenderal Koalisi Indonesia Adil Makmur terus bertemu tiap pekan.[*]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here