BERBAGI

Laporan : Rudi Alfian

LAMPUNG UTARA – Ketua Umum PKB, Abdul Muhaimin Iskandar, membuka secara virtual (daring) musyawarah cabang (muscab) sekaligus memberikan pengarahan kepada pengurus Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB dan Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC) PKB se-Provinsi Lampung, Sabtu, (06/03).

Muscab PKB Kabupaten Lampura tahun 2021 dipimpin oleh Wasekjend DPP PKB, Risharyudi Triwibowo, didampingi Sekretaris Muscab, Tabrani Rajab, yang juga Ketua DPC PKB Kabupaten Lampura.

BACA JUGA  Pakta Integritas Belum Ditanda Tangani, Mahasiswa Minta Dialog Terbuka

Namun, muscab di Kabupaten Lampura kali ini berakhir dengan deadlock. Dikarenakan pada pleno ke-4 saat pembacaan hasil dari keputusan DPP tentang struktur kepengurusan DPC PKB Kabupaten Lampung Utara yang baru, terjadi gelombang penolakan dari sejumlah pengurus, mulai dari Pimpinan Anak Cabang (PAC), hingga penolakan dari sejumlah perwakilan peserta muscab Kabupaten Lampura lainnya seperti IKA PMII Lampura, DPC PMII Lampura, dan KBNU Lampura. Muscab kemudian diskors selama 30 menit untuk membuka forum tabayyun yang di ikuti oleh masing-masing perwakilan peserta secara tertutup.

BACA JUGA  Reskrim Polsek Ringkus Pelaku Curat

Setelah membuka forum tabayyun, muscab PKB Lampura tidak juga mendapatkan keputusan, sejumlah peserta bersikukuh tetap menginginkan Tabrani Rajab sebagai nahkoda di DPC PKB Kabupaten Lampura. Hal itu diketahui sesaat setelah pimpinan sidang menyatakan muscab di Kabupaten Lampura deadlock.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here