Swing Voters Masih Tinggi, Cawapres Perlu Tampil Menyerang Dalam Debat

Kamis, 21 Desember 2023 | 14:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAPORAN : ANIS

BANDAR LAMPUNG – Debat kandidat calon wakil presiden bisa mempengaruhi para pemilih. Maka dari itu, ketiga kandidat harus menunjukkan performa terbaik dan ‘jual beli serangan’.

Pengamat politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung, Fathul Mu’in, mengatakan, debat calon wakil presiden yang akan digelar pada Jumat, (22/12/2023) sangat menarik untuk ditunggu. Sebab, masyarakat ingin tahu program yang mereka tawarkan, sekaligus mengetahui performa mereka di atas panggung debat.

Ditambah lagi, sebagian masyarakat menilai Cawapres Nomor Urut 2, Gibran Rakabuming Raka merupakan calon yang kurang berpengalaman. “Ini memang sangat ditunggu. Masyarakat ingin tahu program sekaligus gaya komunikasi para calon pemimpin,” kata Fathul Mu’in di Bandar Lampung, Kamis, (21/12/2023).

Baca Juga:  Pendidikan Dasar Gratis Tak Cukup Hapus Biaya, Ledia Hanifah Soroti Sekolah Rusak dan Ketimpangan 3T

Pegiat Lampung Demokrasi Studies tersebut menjelaskan, debat cawapres bisa mempengaruhi masyarakat dalam menentukan pilihannya dalam Pilpres 14 Februari 2024. Cawapres yang programnya kurang merakyat, ditambah gaya komunikasi yang buruk bisa jadi akan ditinggalkan oleh pemilih.“Jika programnya bagus dan debatnya oke maka yang sudah punya pilihan akan semakin yakin, yang belum punya pilihan maka akan menjatuhkan pilihan kepadanya,” ujarnya.

Akan tetapi sebaliknya, jika programnya tidak jelas ditambah gaya komunikasi dalam debat jeblok maka pemilih akan bergeser ke lain hati. “Debat ini bisa mempengaruhi masyarakat. Ditambah dari hasil survey beberapa lembaga angka swing voters masih cukup banyak. Makanya kandidat nanti jangan normatif, harus jual beli serangan,” kata Sekretaris Program Studi Hukum Tatanegara tersebut.

Baca Juga:  Mori Hanafi: Kapal Tua Lemah Sistem Keselamatan

Namun, dia khawatir, debat kandidat calon wakil presiden berlangsung normatif dan jauh dari ekspektasi masyarakat. Terlebih, dua calon wakil presiden yakni Mahfud MD dan Muhaimin Iskandar merupakan orang yang tergabung dalam pemerintahan Jokowi. Sehingga tidak berani ‘menyerang’ Gibran yang merupakan anak Jokowi.

“Saya khawatirnya Mahfud dan Muhaimin canggung karena sama-sama dalam koalisi, tidak berani ‘menyerang’ Gibran. Maka dari itu semua harus lepas dan berani adu gagasan. Bahkan saling serang itu bagus bagi rakyat, selama tentang isu-isu bangsa, bukan menyerang pribadi atau keluarga. Karena kalau standar maka debat tidak akan menarik,” ujar doktor muda tersebut. (*)

 

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026
Tiga Maladministrasi dalam Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Desa
Lewat Seni Islami, Lampung Dorong Generasi Muda Berkarakter
Peringati HUT Ke-81, TNI Pakai PDU Baru
Jihan : Peserta Jamsostek Lampung Meningkat 21%
Iran Tinjau Pandangan AS Terkait Proposal Baru
Wagub Jihan: Sinergi dengan TNI Jaga Stabilitas Pembangunan
Hubungan Perbukuan Tiongkok-Indonesia Makin Erat

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 07:25 WIB

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Senin, 5 Oktober 2026 - 22:33 WIB

Tiga Maladministrasi dalam Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Desa

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:24 WIB

Lewat Seni Islami, Lampung Dorong Generasi Muda Berkarakter

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:37 WIB

Peringati HUT Ke-81, TNI Pakai PDU Baru

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:19 WIB

Jihan : Peserta Jamsostek Lampung Meningkat 21%

Berita Terbaru

Berita Utama

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Selasa, 6 Okt 2026 - 07:25 WIB

Berita Utama

Lewat Seni Islami, Lampung Dorong Generasi Muda Berkarakter

Senin, 5 Okt 2026 - 13:24 WIB

Berita TNI

Peringati HUT Ke-81, TNI Pakai PDU Baru

Senin, 5 Okt 2026 - 12:37 WIB

Berita Utama

Jihan : Peserta Jamsostek Lampung Meningkat 21%

Senin, 5 Okt 2026 - 12:19 WIB