SPBU Prokimal Diduga Layani Pengecor Motor Tanki Modifikasi

Selasa, 11 Februari 2025 | 14:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAMPUNG UTARA – Puluhan kendaraan bermotor roda dua (sepeda motor) dengan tanki modifikasi antre di SPBU 24.345.101 Prokimal, Kecamatan Kotabumi Utara, Kabupaten Lampung Utara diduga melakukan pengecoran BBM jenis pertalite.

Pantauan di lokasi, puluhan sepeda motor dengan tanki modifikasi itu dilayani oleh petugas SPBU secara bergantian melakukan pengisian BBM bersubsidi sekira pukul 10.14 WIB.

Salah satu pengendara sepeda motor yang ikut mengantre, Wawan (35) mengaku sangat terganggu dengan keberadaan motor tanki siluman yang ikut antre mengecor BBM bersubsidi jenis pertalite. Terlebih, saat melakukan pengisian, oknum-oknum pengecor BBM itu melakukan pengecoran hingga ratusan ribu dan dilakukan secara berulang.

Baca Juga:  Porprov 2026, FORKI Lampura Optimis Borong 17 Emas

“Sangat terganggu dengan mereka (oknum pengecor) karena kalau ngisi pertalite banyak banget, terus selesai ngisi enggak lama nongol lagi ikut antre,” ujar dia kepada lintaslampung, Selasa 11 Februari 2025.

Anehnya lagi, kata dia, pengisian BBM bersubsidi jenis pertalite itu seperti dikenakan biaya administrasi (mel) ke petugas SPBU yang melayani.

“Sepertinya ada uang mel yang diberikan, makanya mereka bebas kular-kilir ikut antre ngisi pertalite berulang kali,” tutur Wawan.

Baca Juga:  Sosialisasi Kelayan Binter, Afan S: Kesempatan Klien Pemasyarakatan Perbaiki Diri

Sayangnya, Pengelola SPBU 24.345.101 Prokimal hingga berita ini ditayangkan belum berhasil dikonfirmasi. Dihubungi melalui telepon selulernya +62 821-8470-7XXX tak kunjung direspon.##


Penulis : Rudi Alfian


Editor : Hadi


Sumber Berita : Lampung Utara

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Warga Palestin Terluka, Bentrok Pemukim vs Pasukan Israel
Mayjen TNI Kristomei Sianturi Jadi Kepala BNPB
Hadeh, Karhutla Belum Selesai, BNPB di OTT KPK
Karhutla, Penyelamatan Anak dan Orang Tua Diutamakan
2.000 Pasien Meninggal saat Menunggu Pengobatan di Gaza
Egi; Lampung Selatan Punya Desa HELAU, Semoga SPPG-nya juga HELAU
Ken Setiawan dan UIN RIL Sepakati MoU Edukasi Toleransi Melalui Film
Misbakhun Ajak Kader Golkar Sukseskan Program Prabowo

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:21 WIB

Warga Palestin Terluka, Bentrok Pemukim vs Pasukan Israel

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:19 WIB

Mayjen TNI Kristomei Sianturi Jadi Kepala BNPB

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:19 WIB

Hadeh, Karhutla Belum Selesai, BNPB di OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:45 WIB

Karhutla, Penyelamatan Anak dan Orang Tua Diutamakan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:00 WIB

2.000 Pasien Meninggal saat Menunggu Pengobatan di Gaza

Berita Terbaru

Seorang pria Palestina memeriksa rumah yang hangus terbakar di Hawara, selatan Nablus, Tepi Barat bagian utara, menyusul serangan yang menurut laporan dilakukan oleh para pemukim Israel, pada 4 Desember 2024. (Xinhua)

Berita Utama

Warga Palestin Terluka, Bentrok Pemukim vs Pasukan Israel

Kamis, 15 Okt 2026 - 16:21 WIB

Berita TNI

Mayjen TNI Kristomei Sianturi Jadi Kepala BNPB

Kamis, 15 Okt 2026 - 16:19 WIB

Bencana

Hadeh, Karhutla Belum Selesai, BNPB di OTT KPK

Kamis, 15 Okt 2026 - 15:19 WIB

Bencana

Karhutla, Penyelamatan Anak dan Orang Tua Diutamakan

Kamis, 15 Okt 2026 - 14:45 WIB

Seorang warga Palestina terlihat di sebuah jalan yang dipenuhi bangunan yang hancur di kamp pengungsi Jabalia, Jalur Gaza utara, pada 27 Oktober 2025. (Xinhua)

Berita Utama

2.000 Pasien Meninggal saat Menunggu Pengobatan di Gaza

Kamis, 15 Okt 2026 - 14:00 WIB