BERBAGI

Laporan : Heri Suroyo

JAKARTA -Revisi UU ASN jadi buah simalakama. Ingin dibahas, namun secara prosedural tak memenuhi syarat. Tak ada dalam daftar inventaris masalah (DIM).

Wakil Ketua Baleg DPR RI Ibnu Multazam.menegaskan revisi UU No.5 tahun 2014 tentang ASN (Aparatur Sipil Negara) sangat penting dan mendesak namun pemerintah sudah kirim amanah presiden tanpa dilengkapi dengan daftar inventarisasi masalah (DIM).

BACA JUGA  Puan Sampaikan 5 Kunci Perbaikan Ekonomi

“Jadi, posisi RUU ASN inisiatif DPR saat ini menggantung. Mau dibahas tak ada DIM-nya, maka mau dilanjutkan atau dikembalikan pada pemerintah dan DIM nya mesti ada. Itu prosedurnya,” tegas Wakil Ibnu Multazam dalam forum legislasi “Poin Penting Revisi UU ASN” bersama anggota Komisi II DPR FPAN Guspardi Gaus, dan Ketua Umum DPN Korpri yang juga Dirjen Dukcapil Kemendagri Zudan Arif Fakrulloh di Gedung DPR RI, Senayan Jakarta, Selasa (6/4).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here