Laporan : Rudi Alfian

LAMPUNG UTARA – Terkait upaya yang telah dilakukan oleh Pemerintah Daerah melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Lampung Utara dalam menyikapi hasil investigasi lapangan yang dilakukan oleh salah satu elemen masyarakat yang tergabung dalam Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Independen Pemantau Anggaran Negara (DPD-LIPAN) Lampung Utara, Ketua DPD-LIPAN Lampung Utara, Mintaria Gunadi, sangat mengapresiasi dan berterimakasih sudah dengan cepat merespon apa yang menjadi temuan dilapangan, baik dalam hal pendistribusian, maupun sasaran penggunanya.

Namun ada satu hal yang sangat disayangkan oleh Mintaria Gunadi, terkait pendalaman atas dugaan adanya pangkalan yang menjual diatas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang sudah ditetapkan dalam Surat Keputusan Gubernur Lampung nomor G/869/B.IV/HK/2019 yang seharusnya Rp18 ribu, namun dilapangan berbanding terbalik, agen/lapangan masih ada yang menjual dari HET tersebut, bahkan mencapai di angka Rp 20 ribu sampai dengan Rp25 ribu.

BACA JUGA  6 Tenaga Kesehatan RSD Ryacudu Positif Covid

Menurut Gunadi, yang lebih ‘luar biasa’ ketika melakukan Inspeksi Mendadak, pihak Pemkab Lampura membawa salah satu pengelola atau distributor PT. Rizky Eka Windu, yang jelas-jelas agen/pangkalan adalah ‘anak buahnya’ dalam hal penjualan langsung ke masyarakat ekonomi kelas bawah (A-RTM).

“Yang pertama saya sangat mengapresiasi Pemkab telah kroscek kelapangan, namun ada hal yang saya sayangkan, dalam hal sidak kelapangan, ibarat pepatah, mau nangkap ‘maling’ kenapa harus bawa ‘gembong malingnya”,ujar Gunadi, Selasa (12/01).

Gunadi melanjutkan, selama melakukan investigasi di lapangan,timnya sudah keluar masuk dari desa di pelosok guna mengumpulkan bukti-bukti yang dibutuhkan,bahkan sudah mendapatkan pengakuan oleh salah satu warga setempat yang mengatakan ada pangkalan yang menjual di atas HET.

BACA JUGA  Budi Utomo Serahkan Bantuan Beras Tahap II

“Tim saya sudah turun kelapangan, tak kenal waktu, panas, hujan, masuk desa keluar desa, semata-mata hanya untuk menjalankan fungsi kontrol sosial kami, dan membantu masyarakat ekonomi kelas bawah yang ada di Kabupaten Lampura, di masa pandemi Covid-19 semua serba sulit, untuk bertahan hidup saja sudah bersyukur,” jelasnya.

Gunadi secara tegas akan terus berkomitmen penuh untuk memperjuangkan nasib masyarakat Lampung Utara lewat aksi nyata, apapun resiko yang akan dialaminya, Ia tak gentar untuk tetap berjuang demi kemaslahatan orang banyak.

“Apapun resikonya, saya dan teman-teman DPD-LIPAN Lampung Utara akan terus berjuang melawan kezoliman dengan aksi-aksi nyata di lapangan,” pungkasnya.[*]

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here