Setjen DPR Tinjau Lokasi Infrastruktur World Water Forum 2024 di Bali

Selasa, 23 April 2024 | 15:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Heri Suroyo
JAKARTA – Sekretariat Jenderal (Setjen) DPR RI meninjau infrastruktur pendukung untuk pergelaran ‘Parliamentary Meeting on The Occasion of the 10th World Water Forum’. Agenda peninjauan ini dilaksanakan demi memastikan keamanan seluruh rangkaian acara yang akan sesuai dengan harapan.

Pernyataan ini disampaikan oleh Sekretaris Jenderal DPR RI Indra Iskandar usai meninjau lokasi penyelenggaraan ‘Parliamentary Meeting on The Occasion of the 10th World Water Forum’ di Nusa Dua, Bali, Senin (23/4/2024). Ia berharap Pemerintah Indonesia turut mendukung penuh melalui jalinan koordinasi yang solid.

“Setjen DPR RI sebagai support system kedewanan, kami selalu berupaya memberikan pelayanan terbaik untuk mempersiapkan Water Forum 2024. Kami berharap peninjauan ini bisa memastikan infrastrukturnya siap (untuk Water Forum 2024),” ungkap Indra .

Baca Juga:  Pemerintah Resmi Terbitkan Perpres Ojol

Tidak berhenti meninjau, Setjen DPR RI menggelar Rapat Koordinasi dengan Pemerintah Indonesia yang diwakili oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementerian PUPR). Diselenggarakan secara maraton dengan agenda tinjauan, Indra menerangkan agenda ini krusial untuk menyepakati untuk mengantisipasi dan penanganan ketika rangkaian acara tersebut berlangsung.

“Indonesia adalah tuan rumah untuk Water Forum 2024. Kami optimis penyelenggaraanya nanti bisa berjalan lancar. Ini adalah momentum besar, berkumpulnya parlemen membahas persoalan air di dunia,” pungkasnya.

Sebagai informasi, DPR RI ditunjuk sebagai tuan rumah dari ‘Parliamentary Meeting on The Occasion of the 10th World Water Forum’. Acara yang bertema ‘Air untuk Kemakmuran Bersama’, akan digelar di Nusa Dua, Bali sepanjang tanggal 19-22 Mei 2024.

Baca Juga:  28 Negara Serukan Hentikan Tindakan "Koersif"

Rangkaian acara dari ‘Parliamentary Meeting on The Occasion of the 10th World Water Forum’ ini merupakan pertemuan tingkat parlemen yang melibatkan sejumlah kawasan mancanegara. Di mana terdiri dari lima kawasan besar, meliputi Mediterania,Asia Pasifik, Amerika, dan Afrika.

Di sisi lain, Pemerintah Indonesia bersama World Water Council (WWC) menyiapkan rangkaian forum pertemuan menuju acara puncak. Forum tersebut terdiri dari 3 proses utama yaitu politik, regional/kawasan, dan tematik.

Masing-masing dari proses tersebut menyelaraskan berbagai upaya yang berorientasi pada aksi atau solusi nyata melalui agenda politik dan regional yang diprioritaskan, serta tema-tema utama yang diidentifikasi. Sinergi ketiga proses ini diusahakan untuk mewujudkan ‘air sebagai sarana menuju kemakmuran bersama.##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Menhan Israel Ancam Rebut Lebih Banyak Wilayah
Tiongkok Diminati Wisatawan Indonesia
Investasi Hongkong-Tiongkok di Indonesia tembus 17,8 miliar $ AS
Dayabumi dan GEM Kembangkan PLTS 90 MWp di Sulteng
Indonesia Minta Investasi Tiongkok Dukung Hilirisasi
APBD Lampung: Pendapatan Rp7,23 T, Belanja Rp6,93 T
Gubernur Lampung Ajak LPM Berkolaborasi Membangun Daerah
SDABMBK Lampung Utara Percepat Pengadaan Alat Berat

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:59 WIB

Menhan Israel Ancam Rebut Lebih Banyak Wilayah

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:20 WIB

Tiongkok Diminati Wisatawan Indonesia

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:11 WIB

Investasi Hongkong-Tiongkok di Indonesia tembus 17,8 miliar $ AS

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:25 WIB

Dayabumi dan GEM Kembangkan PLTS 90 MWp di Sulteng

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:23 WIB

Indonesia Minta Investasi Tiongkok Dukung Hilirisasi

Berita Terbaru

Personel militer Israel melakukan operasi di Kota Qabatiya, sebelah selatan Kota Jenin, Tepi Barat belum lama ini (Xinhua)

Berita Utama

Menhan Israel Ancam Rebut Lebih Banyak Wilayah

Rabu, 21 Okt 2026 - 23:59 WIB

Berita Utama

Tiongkok Diminati Wisatawan Indonesia

Rabu, 21 Okt 2026 - 23:20 WIB

PT Daya Bumi Energi Indonesia (Dayabumi Energi) dan GEM Co., Ltd. menandatangani kerja sama pengembangan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berkapasitas 90 megawatt-peak (MWp) dan sistem penyimpanan energi baterai berkapasitas 40 megawatt-hour (MWh) di kawasan industri Sulawesi Tengah pada 19 Oktober 2026 di Jakarta Selatan. (Xinhua)

Berita Utama

Dayabumi dan GEM Kembangkan PLTS 90 MWp di Sulteng

Rabu, 21 Okt 2026 - 21:25 WIB

Noor Sona Maesana Mushonnif, staf khusus Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), memberi pidato pada acara Dialog Global South: Forum Meja Bundar Tiongkok-Indonesia di Jakarta, 19 Oktober, 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Indonesia Minta Investasi Tiongkok Dukung Hilirisasi

Rabu, 21 Okt 2026 - 21:23 WIB