Laporan : Agus S/Vona/CJ
TANGGAMUS – Kasimin (60) warga Pekon Karang Sari, Kecamatan Pagelaran, kabupaten Pringsewu, ditemukan sudah meninggal dunia ditengah jalan setapak di Kawasan Register 32 Talang Nipis Pekon Sidomulyo Kecamatan Air Naningan Kabupaten Tanggamus pada Selasa (11/6).

Jalan setapak yang dilalui tersebut merupakan jalan umum yang biasa digunakan untuk menuju ke kebun atau umbulan warga, namun dikarenakan suasana masih hari raya idul fitri maka warga belum ada yang lewat untuk beraktivitas. Saat ditemukan mayat Kasimin yang tergeletak dengan posisi tertindih sepeda motor berisi 2 karung kopi basah diperkirakan sudah 3 hari sehingga tubuhnya telah mengeluarkan bau busuk.

Hal itu dikuatkan keterangan Ani Marhani selaku anak korban yang memberikan keterangan kepada polisi bahwa ayahnya berpamitan untuk mengambil buah kopi yang telah diunduhnya sebelum lebaran pada Sabtu (8/6/19) pukul 09.00 Wib lalu.

BACA JUGA  Way Belu Meluap, 6 Ha Sawah Terendam
IKLAN

Beruntung saksi Ahmad Zani (30) juga warga Pagelaran yang memiliki kebun di wilayah itu bersama rekannya melintasi jalan tersebut, sehingga korban ditemukan.

Kapolsek Pulau Panggung Polres Tanggamus AKP Budi Harto, SH mengungkapkan pihaknya menerima informasi penemuan mayat dari Doni Pratama selaku sekretaris pekon bahwa adanya temuan mayat di jalan menuju kebun.

“Setelah menerima informasi, kami bersama medis langsung berangkat ke TKP dan berdasarkan keterangan saksi bahwa mayat tersebut ditemukan pada siang tadi pukul 13.30 Wib,” ungkap AKP Budi Harto mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Hesmu Baroto, SIK. MM, Selasa (11/6) malam.

BACA JUGA  Jembatan Gantung Di Way Umbar Diresmikan

“Berdasarkan keterangan saksi yang mengenali korban, jenazah langsung dapat dikenali, selanjutnya dievakuasi ke Puskesmas Air Naningan,” ujarnya.

Menurut Kapolsek, berdasarkan pemeriksaan TKP, korban dipastikan terpeleset saat mengendarai sepeda motor Yamaha RX King BE 3609 UT bermuatan 2 karung kopi basah dengan kondisi kepala berada dibawah dan terbentur bodi motor.

Dimana kondisi jalan menanjak, korban dari bagian atas menurun, jalan tanah agak licin, disaat terpeleset korban terbentur bodi motor tidak menggunakan helm pengaman. “Hal itu dikuatkan keterangan medis, kepala korban juga mengalami memar,” kata AKP Budi Harto.

Ditambahkan Kapolsek, atas meninggalnya korban, keluarganya telah menerima sebagai musibah dan menolak dilakukan otopsi selanjutnya jenazah diserahkan.[*]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here