Prof Wahyu Sasongko-DR Eddy Irawan

PAILIT MODUS CARI UNTUNG
SILANG Sengkarut Kasus Asset Alay terus menjadi polemik. Prof Wahyu Sasongko menyatakan pailit menjadi solusi guna mengambil keuntungan dan dari peristiwa hukum antara bos kopi dan pemkab Lampung Timur versus Alay Tripanca. Dengan dinyatakannya pailit PT Bank Tripanca-Alay maka ditunjuk kurator dimana kerja kurator dibawah pengawasan hakim.

BACA JUGA  Jalan Prioritas Pemkab Lamtim

Tugas kurator dan tunduk pada UU Kepailitan. Dimana kurator berhak mensita seluruh harta kekayaan debitur dalam rangka menyelesaikan persoalan yang timbul akibat dari peristiwa hukum yang dialami debitur.

Dikatakan Wahyu, sistem hukum Indonesia lebih mendahulukan kepentingan publik dari kepentingan personal. Ditambahkan Prof Wahyu, perjanjian yang bertentangan dengan undang-undang tidak diperbolehkan. Kalau itu dilakukan terjadi penyelundupan hukum.

BACA JUGA  Eddy : Bagi Janji aja Pidana, Apalagi Sembako

Soal pencabutan surat kuasa, Prof Wahyu menegaskan, lazim digunakan lawyer Jakarta, selain surat kuasa ada perjanjian kerja antara advokat dan kliennya. Soal apakah bisa dicabut secara sepihak atau tidak, tergantung keyakinan masing-masing advokat.[]

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here