STATUS, SURAT KUASA SOPIAN DIPERTANYAKAN
DINAMIKA diskusi pada Seminar-Webinar Bidang Konsultasi dan Bantuan Hukum (BKBH) Fakultas Hukum Universitas Lampung (Unila) soal Akta Perdamaian dan Sita Eksekusi Asset Alay makin hangat manakala salah seorang peserta Bukhori, Pimred BE 1 Lampung yang concen soal pengembalian uang Pemkab Lampung Timur ini membebarkan data dan fakta sekitar persoalan tersebut.

Menurut Bukhori, pihaknya mempertanyakan status dan surat kuasa Sopian Sitepu saat peristiwa hukum itu terjadi. Disamping beberapa pertanyaan lain yang tak kalah seru, seperti soal Queen Artha dan soal tekhnis pengembalian uang milik Pemkab Lampung Timur yang seharusnya mudah kok malah dibuat rumit oleh jaksa dan pihak-pihak terlibat.

BACA JUGA  Fisip Unila Beri Award Pemda Berkinerja Unggul

Bahkan terkesan seakan-akan ada kongkalikong antara aparat penegak hukum yang ada. Meski, melalui beberapa narsum yang terlebih dahulu memberikan materi dikatakan, asset milik Alay tidak seluruhnya clearn. Dan bahkan disebutkan Queen Artha bukan menjadi harta yang menjadi bagian dari perkara dimaksud.
Yang terus menggelitik Bukhori adalah, patut diduga adanya permainan harta Alay yang pada saat tertentu ternyata ‘diambil’ Alay lagi dengan menggunakan tangan-tangan orang lain.[]

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here