Dalam paparannya, Suharti juga menjelaskan manfaat pengadaan melalui E-katalog, yakni sarana efektif untuk mendorong peningkatan penggunaan PDN; Meningkatkan efisiensi waktu dan sumber daya dalam proses pengadaan; lebih transparan dan kemudahan proses pengadaan.

Menumbuh-kembangkan industri/penyedia lokal dan UMKM untuk Go Digital; Jenis, nilai, dan proses pengadaan tercatat dalam sistem (tracking records); dan dapat mengurangi resiko pengadaan.

LKPP juga mencatat bahwa Provinsi Lampung berada di peringkat ke-6 jumlah produk tayang termasuk Kabupaten/ Kota, yakni 15.283, sedangkan Provinsi tertinggi nasional adalah Provinsi Jawa Timur dengan Jumlah Produk Tayang 32.292. Sedangkan untuk Provinsi di Pulau Sumatera satu tingkat dibawah Provinsi Sumatera Utara yang berada di peringkat ke-5 dengan jumlah produk tayang 15.545 adalah Provinsi Lampung, dengan jumlah produk tayang sebesar 15.283.

Baca Juga:  Sekdaprov Buka Sosialisasi Keterbukaan Informasi Publik

Dalam kesempatan tersebut, Sekdaprov Fahrizal Darminto menyampaikan ucapan terima kasih kepada LKPP RI atas terlaksananya workshop di Provinsi Lampung, sehingga diharapkan hambatan-hambatan yang terjadi di Kabupaten/kota dapat dikoordinasikan oleh Pemprov Lampung dan dicarikan solusi dalam pemecahan permasalahannya.

Sekdaprov juga mengatakan, meskipun masuk peringkat ke-6 Nasional dan ke-2 untuk Pulau Sumatera dalam hal jumlah produk tayang dan ini menjadi kebanggaan, tetapi belum masuk 10 besar dalam hal transaksi katalog lokal terbesar. “Kedepan ini akan diperjuangkan sehingga bisa masuk 10 besar,” tegasnya.##

1
2

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini