BERBAGI
ilustrasi

Laporan: Vona/Net
SUMATERA SELATAN-Bupati Muara Enim, Juarsyah telah ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi karena terkait dengan dugaan korupsi di Dinas PUPR Muara Enim, Senin (15/2). Ini seakan menjadi pusaran kasus korupsi karena sebelumnya Juarsyah merupakan Wakil Bupati Muara Enim menggantikan Ahmad Yani yang lebih dulu dicokok KPK dengan kasus serupa.

Karenanya Gubernur Sumsel Herman Deru sangat prihatin dengan kasus yang sama dan bertubi-tubi menimpa pemimpin di daerah tersebut. Herman Deru mengaku menaruh simpati dan prihatin terhadap kondisi tersebut.

BACA JUGA  Daftar Rekanan Yang Setor Fee

“Mudah-mudahan Pak Juarsah diberikan kekuatan mental dalam menghadapi situasi yang tentunya berat bagi beliau dan keluarga,” ucapnya, Selasa (16/2).

Karena tidak ada yang bisa mengisi kekosongan kepemimpinan di Muara Enim, Herman Deru pun memutuskan untuk menunjuk Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel, Nasrun Umar sebagai Pelaksana Harian (Plh) Bupati Muara Enim sampai status jabatan bupati yang diemban Juarsah memiliki kejelasan dari Kemendagri.

BACA JUGA  12 Jam Diperiksa KPK, Idrus Irit Bicara

Ia mengatakan, Plt Bupati nantinya akan bertugas untuk mengkoordinasikan pemerintahan agar berbagai program pembangunan dan pelayanan publik bisa berjalan sebagaimana mestinya.##

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here