BERBAGI

Laporan : Romi Agus
WAY KANAN – Banyak Bank konvensional yang ikut tren dengan mendirikan institusi Syariah atau unit usaha Syariah, hal tersebut dilakukan untuk menarik lebih banyak nasabah agar tertarik dengan keunggulan bank syariah yang merupakan lembaga perbankkan yang dijalankan dengan prinsip Syariah.

Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Way Kanan Saipul, S.Sos.,M.I.P saat membuka kegiatan Khitanan Massal PT. BPRS Way Kanan Tahun 2019 bertempat di Kantor PT. BPRS Syariah Kecamatan Baradatu, Selasa (15/1).

Sekda Saipul mengatakan Perbankan di Indonesia saat ini semakin diramaikan dengan adanya Bank Syariah yang menawarkan produk keuangan dan investasi dengan cara yang berbeda dibanding Bank konvensional. Namun meski masih dianggap sebagai pendatang baru, perbankkan Syariah berkembang cukup pesat, hal ini karena Indonesia adalah Negara muslim terbesar di dunia.

BACA JUGA  Adipati Serahkan KKS-BPNT

Turut hadir dalam acara tersebut Kepala dan unsur Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, Bagian Administrasi dan Perekonomian, Unsur Pimpinan Kecamatan Baradatu dan diikuti sebanyak 36 anak yang berasal dari Kecamatan Blambangan Umpu, Kecamatan Baradatu, Kecamatan Gunung Labuhan dan Kecamatan Banjit.

Pada hari ini, lanjut sekda yang pernah menjabat Asisten III Stedakab Way Kanan itu,  PT. BPRS Way Kanan menyelenggarakan kegiatan Bhakti Sosial Khitanan Massal yang bertujuan untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat baik dari segi Agama maupun segi kesehatan.

BACA JUGA  Polisi Ringkus Pelaku Curas Bersenpi

Selain itu yang terpenting dari kegiatan ini adalah bentuk perhatian dari PT. BPRS Way Kanan terhadap masyarakat yang kurang mampu, terlebih lagi saat ini kondisi perekonomian sebagian masyarakat kita masih perlu menjadi perhatian kita bersama.

Sekda Kab Way Kanan Saipul S.Sos M.IP juga menyampaikan harapannya agar kegiatan Bhakti Sosial tersebut dapat terus diselenggarakan dan dapat menjangkau lapisan masyarakat hingga ke pelosok-pelosok kampung yang memang perekonomiannya masih belum membaik.[*]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here