BERBAGI

PESISIR BARAT – Warga Pekon Pasar Kecamatan Pulau Pisang, Pesisir Barat (Pesibar) Lampung menyesalkan ulah masyarakat setempat yang membuang sampah tidak pada tempatnya.

Padahal di Pekon tersebut pemerintah daerah telah membuat gedung pengolahan sampah.

“Sejak beberapa tahun lalu di pekon Pulau Pasar sudah tersedia bangunan dan mesin penggiling sampah, tapi entah kenapa masyarakat disini masih membuang sampah sembarangan.Padahal Kecamatan Pulau Pisang ini adalah salah satu destinasi wisata di Pesisir Barat,”terang Irta Bahrum Mahdur, salah satu tokoh masyarakat Pulau Pisang.

BACA JUGA  Gerobak Sapi Angkut 95 Kotak Suara

Menurut Irta, tidak berfungsinya gudang pengolahan sampah disebabkan mesin penggiling telah diambil untuk menghidupkan alat musik organ tunggal.

“Ikam Mulhak harus bertanggung jawab atas tidak berfungsinya mesin penggiling sampah,sebab bangunan dan mesin diserahkan langsung oleh pemerintah daerah kepada Ikam Mulhak, Ketua Apdesi Kecamatan Pulau Pisang,”ujar Irta.

Selain itu dirinya mempertanyakan kinerja Dinas Kebersihan dan Pertamanan Pesibar yang kurang memperhatikan kinerja para pegawai pembersih sampah di Pantai Pulau Pisang.

BACA JUGA  Syamsu Buka Sosialisasi Perda Nomor 11 Tahun 2018

Dikatakan setiap hari petugas pembersih sampah dari dinas kebersihan dan pertamanan mengumpulkan sampah, sayangnya sampah tersebut tidak dibawa ketempat penampungan namun dikumpulkan di pinggir pantai.

“Saya berharap agar kawasan wisata Pulau Pisang dijaga kebersihannya,sehingga wisatawan luar atau lokal betah mengunjungi kecamatan penghasil tapis ini,dan mudah-mudahan Bupati Pesibar Agus Istiqlal segera meninjau tempat pembuangan sampah yang tidak berfungsi lagi, “tutup Irta. [setia/lintas]

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here