Sambil Gendong Bayi, Warga Lampung Utara Antre Hingga Magrib untuk Dapat Gas Melon

Kamis, 13 Maret 2025 | 19:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAMPUNG UTARA – Warga Kelurahan Tanjung Harapan, Kecamatan Kotabumi Selatan rela antre hingga adzan magrib berkumandang demi mendapatkan gas LPG subsidi 3 kilogram di pangkalan lingkungan setempat, Kamis 13 Maret 2025.

Salah satu warga setempat, Yuli (40) menuturkan dirinya terpaksa membawa buah hatinya yang masih bayi untuk ikut mengantre demi membeli gas melon 3 kilogram dengan harga Rp20 ribu di pangkalan yang ada di lingkungan Tanjung Sari Kelurahan Tanjung Harapan Kecamatan Kotabumi Selatan.

Menurutnya antrean mulai memanjang sejak pukul 15.30 WIB dan mobil distribusi gas subsidi tiba di pangkalan sebelum adzan magrib.

“Kalau anak saya tinggal takut nangis di rumah. Jadi mau enggak mau ya harus dibawa ikut antri disini bareng warga yang lain. Mobilnya baru sampai pas sebelum adzan magrib tadi, ini masih belum kebagian giliran,” tutur Yuli, kepada lintaslampung.

Baca Juga:  Material Besi Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Revitalisasi SDN 3 Subik Disorot

Dirinya mengaku kesulitan untuk mendapatkan gas LPG subsidi 3 kilogram. Kalau pun ada, warung-warung kecil pengecer menjual dengan harga yang tidak masuk akal.

“Susah bang, sudah kayak cari emas sekarang ini mau beli gas. Kalau ketemu barang, harga di warung-warung kecil sudah dipatok harga sampai Rp45 ribu,” keluhnya.

Hal senada dikatakan Udin (52) warga Tanjung Harapan lainnya. Dirinya mengaku sejak menjelang bulan Ramadhan, keberadaan gas seolah-olah menghilang dari peredaran. Dirinya berulang kali bolak-balik ke warung-warung kecil dan pangkalan, namun tidak mendapatkan hasil.

Baca Juga:  28 Negara Serukan Hentikan Tindakan "Koersif"

“Pokoknya harus pasang kuping, kalau dapat informasi di pangkalan ada pengiriman langsung cepat-cepat berangkat, takut enggak kebagian,” ujar dia.

Dirinya berharap, Bupati Lampung Utara bisa memberikan solusi bagi masyarakat untuk mengatasi kelangkaan gas LPG 3 kg dipasaran. Sebab, kata dia, gas melon saat ini sudah menjadi kebutuhan pokok setiap rumah tangga untun keperluan memasak.

“Ya tolong lah pak Bupati, supaya gas bisa lancar kiriman (pendistribusian) untuk kami warga disini. Sekarang apa-apa mahal, jangan kami dibebani dengan harga gas 3 kg yang enggak masuk akal, tolong dibantu pak cari solusi buat kami warga ini,” tandasnya.##


Penulis : Rudi Alfian


Editor : Nara J Afkar


Sumber Berita : Lampung Utara

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026
Komisi II DPR Bahas RUU Pemilu Saat Reses
Tiga Maladministrasi dalam Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Desa
Lewat Seni Islami, Lampung Dorong Generasi Muda Berkarakter
Peringati HUT Ke-81, TNI Pakai PDU Baru
Jihan : Peserta Jamsostek Lampung Meningkat 21%
Iran Tinjau Pandangan AS Terkait Proposal Baru
Wagub Jihan: Sinergi dengan TNI Jaga Stabilitas Pembangunan

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 07:25 WIB

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 01:25 WIB

Komisi II DPR Bahas RUU Pemilu Saat Reses

Senin, 5 Oktober 2026 - 22:33 WIB

Tiga Maladministrasi dalam Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Desa

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:24 WIB

Lewat Seni Islami, Lampung Dorong Generasi Muda Berkarakter

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:37 WIB

Peringati HUT Ke-81, TNI Pakai PDU Baru

Berita Terbaru

Berita Utama

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Selasa, 6 Okt 2026 - 07:25 WIB

Berita Utama

Komisi II DPR Bahas RUU Pemilu Saat Reses

Selasa, 6 Okt 2026 - 01:25 WIB

Berita Utama

Lewat Seni Islami, Lampung Dorong Generasi Muda Berkarakter

Senin, 5 Okt 2026 - 13:24 WIB

Berita TNI

Peringati HUT Ke-81, TNI Pakai PDU Baru

Senin, 5 Okt 2026 - 12:37 WIB