ilustrasi

Laporan : Nara J Afkar
MESUJI – Peristiwa penganiayaan dengan menggunakan senjata tajam sehingga memakan korban jiwa terjadi di di Jalan Lintas Timur Sumatera, tepatnya di Rumah Makan WK, Desa Wirabangun, Kabupaten Mesuji pada Minggu (11/8) subuh pukul 03.30 WIB.

Informasi yang dirangkum media ini pada Minggu Pukul 09.00 WIB peristiwa mengenaskan itu dilakukan oleh pemuda warga Medan bernama Aziz (30) yang belakangan diketahui merupakan pramusaji rumah makan WK itu, dengan sadis, pemuda tersebut menebas leher salah satu sopir hingga nyaris putus sampai tewas di tempat.

Pelaku tega dengan sadisnya menebas kepala Sunarto (40) warga Provinsi Jambi, yang berprofesi sebagai sopir dengan luka bacokan di leher dan dagu. Selain itu korban kedua Siswandi yang juga sopir warga Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan dengan luka bacok pada bagian lengan kanan dan punggung.

BACA JUGA  Cooling System Wujudkan Pemilu Aman-Damai

Diketahui, pelaku (Aziz) mempunyai kekurangan fisik alias sudah tidak memiliki tangan kiri. Pelaku dalam kesehariannya bekerja di rumah makan WK sebagai pengantar minuman, serta juga sebagai petani menderes karet. Aziz dengan cara membabi buta membacok menggunakan senjata tajam jenis golok terhadap dua sopir, tersebut sehingga membuat satu tewas di Tempat.

Sementara dihubungi terpisah Kasat Reskrim Polres Mesuji AKP Dennis membenarkan kejadian tersebut saat dihubungi Radarlampung pada Minggu Pukul 09.30.WIb iya ada kejadian, tadi subuh pukul 03.30 WIB telah terjadi penganiyaan hingga menghilangkan nyawa seseorang di rumah makan WK Jalintim Sumatera, Desa Wirabangun. Korban ada dua orang, diketahui bekerja sebagai sopir, satu orang tewas di tempat karena luka yang sangat parah. Masih belum diketahui motif pelaku kenapa tega melakukan tindakan melanggar hukum, saat ini masih proses.

BACA JUGA  Bupati Mesuji Imbau Kades Jaga Kekompakan

Dennis menjelaskan, menurut keterangan saksi siswadi , dirinya terbangun dari tidur karena mendengar suara benda keras. “Siswandi bangun, melihat Sunarto telah terluka hingga leher hampir putus. Ketika itu pelaku langsung meneruskan aksinya dengan membacok Suswandi dan korban menangkis menggunakan lengan, setelah itu pelaku melarikan diri,” jelas dia.

Namun setelah kami mendapatkan kabar tersebut, jajaran Satreskrim Polres Mesuji datang ke TKP dan bersama pemilik rumah makan WK untuk mengejar pelaku. “Tidak jauh dari TKP pelaku berhasil kami tangkap, dan langsung dibawa ke Mapolres Mesuji untuk diproses lebih lanjut, sedangkan barang bukti yang berhasil kami amankan sebilah Sajam jenis golok dan pakaian korban. Intinya kami saat ini masih mendalami motif apa yang membuat pelaku tega melakukan aksi tersebut,”jelasnya.[*]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here