Doel Remos

ISU terus berhamburan seiring pelaksanaan Raja Kalangan. Dari enen yang bertaburan dan amplop yang gentayangan hingga menutup cerita sesungguhya dengan 500 Jetinya si Santi pasca cerita berdarah desah. Beberapa bulan lalu yang sempat menghebohkan Negeri Kalangan.

Tak dapat dipungkiri, upaya menutup desah kisah kasih Santi mahal harganya jika logika yang bicara. Namun, persoalannya menjadi lain. Sebab, syahwat penuh romantika ini memerlukan perjuangan yang cukup luar biasa.

“Ulah bangik nyow,”ujar Din Bacut sembari menenteng segelas kopi pahit kesukaannya menuju serambi menghampiri Doel Remos.

BACA JUGA  Pusawaran, Jak Zaman Apak Bagi Kicut
IKLAN

Obrolan dua sahabat ini memang ckup menggelitik bagi yang tergelitik. Karena ada sedikit alasan, keduanya selalu menggunakan planet campuran.

“Temen kodo hikayat sina Din?”tanya Doel Remos pada sohibnya Din Bacut.

“Mak salah Doel mak mungkin informasi sina tesebar luas. Goh ni tinggal momentum ni gaweh. Menurut prediksi ku,”jawab Din Bacut.

“Nyak berharap persoalan sinji dang jadi biang kerusuhan di Negeri Kalangan Din. Ulah, pepung Negeri Kalangan kak parok. Negeri Kalangan sinji mini ne Indonesia. Dang ulah syahwat cutik jadi kerusuhan balak,”harap Doel Remos sambil menghisap djamboe bol kesukaannya.

BACA JUGA  Dang Pilih Sai Tercela

“Sai bangik sai messow 500 jeti Doel. Cut Bacut sai nyetting rasan sina. Tuan Raja Too Lang Poh Wang Rabat sai ngejuk nie. Telen jama Cut Bacut sai ngisop way nanah,”sumpah (*)

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here