BERBAGI

Laporan : Romi/Nara/CJ
BANDARLAMPUNG – Untuk meringankan beban para korban yang rumahnya hancur akibat bencana tsunami Selat Sunda, imbas longsoran erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) di Lampung Selatan (Lamsel), Korem 043/Gatam, Lampung membangun 50 unit hunian sementara.

Hal tersebut diungkapkan Danrem 043/Gatam Kolonel Kav Erwin Djatniko usai melaksanakan olahraga bersama awak media di Lapangan Tenis Makorem.

Dijelaskan, hari ini, Sabtu (19/1), adalah hari terakhir Korem 043/Gatam melaksanakan tanggap darurat tsunami Selat SundaLampung Selatan.

BACA JUGA  Aktivitas Kegempaan GAK, Tak Potensi Tsunami

“Selanjutnya kita akan melakukan tahap rehabilitasi dan rekonstruksi. Saat tanggap darurat sudah banyak yang dilakukan pemerintah daerah dibantu dengan unsur TNI/Polri,” katanya, usai melaksanakan olahraga tenis.

Sementara ini, sambung dia, Korem 043/Gatam masih membangun 40 unit hunian sementara untuk para korban bencana dan nantinya akan ditambah 10 hunian kembali.

“Kalau dari mitra-mitra yang lain juga itu seluruhnya lebih dari 40 unit, karena ukurannya hanya 4×6 meter. Mudah-mudahan pembangunan ini cepat selesai. Kemungkinan minggu depan sudah terealisasi,” ujar dia.

BACA JUGA  Masyarakat Kalianda Kecam Kevin

Erwin juga menjelaskan bahwa pada saat tanggap darurat yang pertama, Korem 043/Gatam menerjunkan 474 personil yang dibagi pada titik-titik lokasi bencana.

“Kalau sekarang kami masih mengerahkan 434 personil, itu ditempatkan di wilayah Way Muli dan sekitarnya,” jelas dia.[*]

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here