Laporan: Anis
JAKARTA-Anggota Dewan Pakar Golkar Ridwan Hisyam menyatakan, Airlangga harus mempertanggungjawabkan kerja-kerja politik yang diamanatkan pada rapimnas beberapa waktu lalu. Dimana Airlangga diamanatkan untuk membentuk proros baru guna mengusung pasangan capres dan cawapres. Dimana Airlangga menjadi capresnya.
Ridwan Hisyam menyatakan hal tersebut pada Konpers Pemrakarsa Penggerak Kebangkitan Partai Golkar. Ridwan menambahkan, rapat dewan pakar yang diselenggarakan dikediaman Agung Laksono ini menyatakan, Agustus adalah waktu yang tepat untuk melaksanakan evaluasi kepemimpinan Airlangga.
Ridwan merasa kedalaman berorganisasi Ketum Golkar masih sangat lemah. Dimana wacana munaslub dianggap tidak akan pernah ada. Dikatakan Ridwan, Airlangga produk munaslub pasca Setya Novanto bermasalah hukum.##




![Zhao Leji, ketua Komite Tetap Kongres Rakyat Nasional (NPC) Tiongkok, bertemu dengan Ahmad Muzani, ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Indonesia, di Beijing, ibu kota Tiongkok, pada 20 September 2026. [Xinhua]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/09/Muzani-225x129.jpg)

![DPD dan ICMI bicara AI dan Demokrasi [HS]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/09/DPD-dan-ICMI-bicara-AI-dan-Demokrasi-225x129.jpg)



![Zhao Leji, ketua Komite Tetap Kongres Rakyat Nasional (NPC) Tiongkok, bertemu dengan Ahmad Muzani, ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Indonesia, di Beijing, ibu kota Tiongkok, pada 20 September 2026. [Xinhua]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/09/Muzani-129x85.jpg)

![DPD dan ICMI bicara AI dan Demokrasi [HS]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/09/DPD-dan-ICMI-bicara-AI-dan-Demokrasi-129x85.jpg)



