BERBAGI

Laporan : Pemprov/Humas/CJ
BANDAR LAMPUNG – Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) Layanan Samsat Online Nasional, di Discovery Kartika Plaza Hotel, Kuta, Bali, Kamis (15/11). Penandatanganan itu disaksikan Kapolri Jenderal Tito Karnavian, bersama 24 Gubernur dan Diretur Utama Bank Pembangunan Daerah se-Indonesia.

Langkah tersebut merupakan terobosan dalam mengoptimalkan peningkatan pendapatan dari sektor pajak. Dokumen itu menjadi kesepakatan sinergitas antara 24 Pemerintah Provinsi dan pembina Samsat Nasional yakni Kakorlantas Polri Irjen Refdy Andry, Ditjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri Syarifuddin, dan Dirut Jasa Raharja Budi Rahardjo Slamet.

BACA JUGA  Ridho Ramah Tamah Dengan Paskibraka

Kesepatakan ini untuk pemberlakuan layanan e-Samsat di tiap provinsi. Lampung masuk tahap kedua pemberlakukan layanan berbasis IT. Sehingga, wajib pajak dapat membayar pajak menggunakan layanan Samsat Online Nasional (e-Samsat) yang sebelumnya manual dan berpotensi praktek percaloan dan pungli.

“Terobosan ini diharapkan dapat mengurangi dan menghidari kebocoran, sekaligus mempermudah wajib pajak memenuhi kewajiban membayar pajak kendaraan bermotor. Langkah ini juga untuk mengoptimalisasi peningkatan pendapatan asli daerah melalui pajak kendaraan bermotor,” kata Gubernur Ridho usai penandatanganan MoU.

BACA JUGA  Ridho Ramah Tamah Dengan Paskibraka

Saat memberi kata sambutan, Kapolri Tito Karnavian, mengatakan ini merupakan tahap kedua dalam pemberlakuan e-Samsat yang dilaksanakan di 24 provinsi. “Tahap pertama dilaksanakan di tujuh provinsi. Kali ini kami laksanakan tahap kedua di 24 Provinsi dan tahap ketiga dilaksanakan di seluruh provinsi di Indonesia,” ujar Tito.[*]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here