Ridho Serahkan KUA-PPAS RAPBD Tahun 2019

49
BERBAGI

Laporan : Humas/Pemprov/CJ
BANDAR LAMPUNG – Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo menyerahkan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) RAPBD Provinsi Lampung Tahun Anggaran 2019 kepada DPRD Provinsi Lampung dalam Rapat Paripurna.

Rancangan KUA dan PPAS tersebut memprioritaskan perbaikan infrastruktur guna mendukung kebijakan strategis daerah yaitu ketahanan pangan, industrialisasi, dan sektor pariwisata.

“Kita memprioritaskan infrastruktur untuk membuka akses daerah dan menggerakkan perkonomian. Sehingga, terjadi pemerataan kesejahteraan dan pendapatan masyarakat meningkat yang tercermin pada pendapatan daerah,” kata Ridho Ficardo pada Rapat Paripurna DPRD Provinsi Lampung dalam rangka penyampaian KUA dan PPAS Rancangan APBD Provinsi Lampung Tahun anggaran 2019, dan penyampaian Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Provinsi Lampung Tahun 2019, di Ruang sidang Paripurna DPRD Provinsi Lampung, Senin (12/11) siang.

BACA JUGA  Pemprov Sambut Baik Kuliah Umum Deputi Pencegahan KPK Di Depan Mahasiswa STQABM

Dalam sambutannya, Gubernur Lampung M Ridho Ficardo menjelaskan dalam RAPBD 2019, pendapatan daerah direncanakan mencapai Rp7,562 triliun. Perinciannya, komponen Pendapatan Asli Daerah (PAD) diproyeksikan mencapai Rp3,156 triliun dan komponen Dana Perimbangan Rp.4,374 triliun serta komponen lain-lain pendapatan yang sah Rp32,078 Miliar.

BACA JUGA  Pj. Sekda Prov Lampung Lantik 129 Pejabat Eselon

Menurutnya, pada belanja daerah, direncanakan Rp7,432 triliun. Terdiri dari Belanja tak langsung Rp4,457 triliun dan belanja langsung Rp2,975 triliun.

“Kebijakan pada sisi belanja daerah tetap diarahkan untuk menjalankan fungsi stabilisasi, alokasi, dan distribusi untuk memelihara serta mendorong kemajuan taraf hidup sosial ekonomi daerah,” kata Ridho Ficardo.

Ridho menjelaskan rancangan atas asumsi ekonomi makro KUA PPAS RAPBD 2019, diperkirakan tumbuh pada kisaran 5,4 persen hingga 5,6 persen dan laju inflasi pada kisaran 3,5 persen hingga 45 persen.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here