Rekomendasi Oleh-Oleh Khas Makassar

Minggu, 4 Desember 2022 | 12:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi/Net

Ilustrasi/Net

Laporan : Vini

Makassar merupakan salah satu kota terbesar di Indonesia yang terkenal oleh nilai-nilai budaya, sejarah, dan pariwisata alam yang indah.

Ada banyak pilihan oleh-oleh Makassar yang bisa Anda bawa pulang, mulai dari makanan khas, pernak-pernik, hingga suvenir yang unik dan autentik.

Melansir cnnindonesia.com, berikut ini rekomendasi makanan dan cenderamata yang dapat dipilih.

1. Minyak tawon

Makassar merupakan daerah penghasil minyak tawon terbaik. Anda dapat menjumpai minyak tawon di pusat oleh-oleh di Makassar. Minyak tawon memang bisa dibeli di apotek di seluruh Indonesia, tetapi kualitas minyak tawon Makassar terbaik dan terjamin.

Minyak ini dapat digunakan untuk mengobati berbagai penyakit seperti gatal-gatal hingga bisul. Untuk harga, minyak tawon asli Makassar biasanya dijual sekitar Rp90 ribu hingga Rp250 ribu per botol tergantung ukurannya.

2. Kain sutra Sengkang

Kain sutra Sengkang merupakan kerajinan tangan khas dari Suku Bugis yang terbuat dari sutra alam asli. Sengkang sendiri merupakan nama daerah kain ini berasal.

Ciri khas kain sutra Sengkang adalah motifnya yang berwarna-warni dan mencolok berpola vertikal. Setiap motif kain memiliki maknanya tersendiri.

Anda bisa mendapatkan kain sutra Sengkang di pusat oleh-oleh Makassar dan membelinya sebagai buah tangan. Kain ini dijual dengan harga yang bervariasi, mulai dari Rp20 ribu hingga ratusan ribu rupiah.

Baca Juga:  Kunjungan Komisi IV DPR RI, Pemprov Lampung Perkuat Komitmen Mitigasi Karhutla Taman Nasional Way Kambas

3. Kopi Toraja

Kopi Toraja adalah kopi yang memiliki cita rasa yang unik yakni agak pahit dengan tingkat keasaman yang rendah. Terdapat tiga jenis kopi Toraja yang bisa Anda coba, yaitu arabika, robusta, dan special blend.

Kopi Toraja bisa didapatkan dengan mudah di toko oleh-oleh khas Makassar atau di pasar-pasar tradisional. Harga kopi Toraja sendiri bervariasi, mulai dari Rp50 ribu hingga Rp200 ribu per kemasan, tergantung dari jenis dan ukurannya.

4. Sirup markisa

Sirup markisa yang berasal dari daerah Malino juga dapat dijadikan salah satu buah tangan dari Makassar. Saat diseduh, sirup ini menghasilkan rasa dan aroma markisa yang khas dan nikmat jika diminum dengan tambahan es batu.

Sirup markisa Malino ini dapat Anda temui di pusat perbelanjaan serta oleh-oleh khas Makassar, dan dijual dengan harga sekitar Rp40 ribu hingga Rp60 ribu per botol.

5. Kerajinan khas Toraja

Kerajinan khas Toraja juga dapat Anda jadikan buah tangan dari Makassar. Mulai dari anyaman, lukisan, hingga pahatan, bisa Anda temui di berbagai toko oleh-oleh di Makassar.

Baca Juga:  HKA Raih Dua Penghargaan TOP GRC Awards 2026

Barang-barang tersebut memiliki keunikannya tersendiri sehingga kerap dicari wisatawan yang ingin membawa pulang oleh-oleh etnik khas Makassar dan Toraja. Untuk harga, kerajinan tersebut cukup terjangkau, mulai dari Rp20.000 hingga Rp200.000, tergantung dari tingkat kerumitan pembuatannya.

6. Keripik pisang ijo

Es pisang ijo merupakan kuliner khas Makassar yang memiliki cita rasa yang segar dan nikmat. Seiring perkembangan zaman, kini pisang ijo juga dapat Anda nikmati dalam bentuk keripik. Pisang ijo yang biasanya dijadikan minuman, dipotong tipis dan dioven hingga menjadi kerupik dengan tekstur yang renyah dan cita rasa yang unik. Untuk ukuran kemasan kecil, harga satu bungkus keripik ini dijual sekitar Rp15 ribu.

7. Otak-otak tenggiri

Otak-otak ikan tenggiri merupakan kuliner khas Makassar yang dapat dijadikan oleh-oleh untuk dibawa pulang. Anda bisa menemukan otak-otak ikan tenggiri di pesisir Pantai Losari pada sore hari.

Namun, jika Anda ingin membelinya sebagai oleh-oleh sebaiknya membeli otak-otak dalam bentuk mentah. Harga otak-otak ikan tenggiri ini dijual cukup murah, yakni sekitar Rp4 ribu per buah atau Rp35 ribu untuk isi 10 buah.

Demikian sejumlah oleh-oleh khas Makassar yang dapat menjadi pilihan. Semoga dapat bermanfaat.##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Pelajar Indonesia Nikmati Festival Musim Gugur di Tiongkok
GUSDURIAN: Film Ageman, Selaras dengan Pemikiran Gus Dur
Dany Amrul Ichdan: Lampung Lari Kencang, Saatnya Nilai Tambah Tumbuh di Daerah
Nasarudin: Ageman Menghapus Fanatisme Buta Masa Lalu
Ketua FGI Lepas Tri Wahyuni Perkuat Indonesia di Asian Games 2026
Pemprov Lampung Dorong Ekonomi Berbasis Teknologi dan Komunitas
Gubernur Mirza Tekankan Penghormatan terhadap Teman Tuli
Arab Saudi, Pakistan, dan Turkiye Bahas Pertahanan Bersama

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 11:31 WIB

Pelajar Indonesia Nikmati Festival Musim Gugur di Tiongkok

Minggu, 27 September 2026 - 11:09 WIB

GUSDURIAN: Film Ageman, Selaras dengan Pemikiran Gus Dur

Minggu, 27 September 2026 - 08:50 WIB

Dany Amrul Ichdan: Lampung Lari Kencang, Saatnya Nilai Tambah Tumbuh di Daerah

Sabtu, 26 September 2026 - 22:55 WIB

Nasarudin: Ageman Menghapus Fanatisme Buta Masa Lalu

Sabtu, 26 September 2026 - 20:54 WIB

Pemprov Lampung Dorong Ekonomi Berbasis Teknologi dan Komunitas

Berita Terbaru

Beatrice Faustina Jesslyn, pelajar Indonesia berusia 19 tahun, tampil dalam acara malam Festival Pertengahan Musim Gugur yang diselenggarakan di Universitas Tianjin, Tiongkok utara, pada 24 September 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Pelajar Indonesia Nikmati Festival Musim Gugur di Tiongkok

Minggu, 27 Sep 2026 - 11:31 WIB

Yogi Ketua Jaringan Gusdurian

Berita Utama

GUSDURIAN: Film Ageman, Selaras dengan Pemikiran Gus Dur

Minggu, 27 Sep 2026 - 11:09 WIB

#indonesiaswasembada

Dany Amrul Ichdan: Lampung Lari Kencang, Saatnya Nilai Tambah Tumbuh di Daerah

Minggu, 27 Sep 2026 - 08:50 WIB

Nasarudin Eks Napiter

Berita Utama

Nasarudin: Ageman Menghapus Fanatisme Buta Masa Lalu

Sabtu, 26 Sep 2026 - 22:55 WIB

Sejumlah warga melintasi dasar waduk yang telah mengering akibat kemarau panjang di Waduk Tandon Krisak di Desa Singodutan, Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah, pada 25 September 2026. (Xinhua)

Lainnya

Kemarau, Waduk Tandon Krisak Kering Kerontang

Sabtu, 26 Sep 2026 - 21:27 WIB