Laporan : Heri Suroyo
JAKARTA – Pembukaan Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) masa persidangan V tahun sidang 2018-2019, digelar Rabu (8/4).

Hujan interupsi mewarnaisidang dengan agenda membahas dibentuknya Panitia Khusus (Pansus) Pemilu 2019.

Sejumlah anggota dewan dari berbagai fraksi mewarnai interupsi jalannya sidang, setelah Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon yang juga menjadi pemimpin sidang, mempersilakan para anggota dewan untuk menyampaikan pendapatnya.

BACA JUGA  Bamsoet Dukung PWI Bentuk MAPILU

Fraksi PKS yang diwakili oleh Ledia Hanifa menjadi pembuka interupsi, ia menyebut bahwa banyak pasal di Pemilu 2019 yang harus diawasi, seperti penghitungan suara hingga banyaknya petugas KPPS yang meninggal dunia.

“Terkait persoalan pemilu tersebut, kami memandang perlu hak angket DPR RI yang kemudian dilanjutkan dengan pembentukan pansus penyelenggara Pemilu 2019,” kata Ledia saat menyampaikan pendapatnya.

BACA JUGA  FPKB DPR Bedah Buku Cak Imin "ADEMPOL"

Pernyataan Ledia langsung disanggah oleh anggota dewan dari Fraksi Nasdem Jhonny G Plate. Ia menyebut, pihak-pihak yang menyatakan ada kecurangan pada Pemilu 2019 merupakan pendapat yang tidak masuk akal.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here