Laporan: Nara J Afkar
MESUJI--Aksi Perampokkan kembali marak terjadi di wilayah hukum Polres Mesuji. Kali ini korbannya adalah Rumini (43) pedagang kelontongan warga Desa Muara Tenang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Mesuji pada Senin(2/3) sekitar pukul 06.30 Wib.

Menurut keterangan korban, peristiwa perampokkan yang dialaminya pagi itu bermula ketika dirinya bersama ibunya Bariyah(65) dan Komang Suase (37) hendak berangkat kepasar Kota Terpadu Mandiri (KTM) untuk menjalani rutinitasnya sehari-hari berdagang dengan mengendarai mobil pickup Mitsubishi L300 dengan Nomor polisi BE 9876 LI.

Namun, sesampainya dilokasi kejadian, tepatnya di depan lokasi Pemakaman Umum, jalan poros Kabupaten Desa Margo Jadi, Kecamatan Mesuji Timur mobil yang ditumpangi korban dipepet oleh para pelaku yang berjumlah dua orang dengan mengendarai sepeda motor honda supra x tanpa plat nomor yang langsung menodongkan senjata api rakitan (Senpira) kearah korban sambil merampas tas miliknya yang berisi uang tunai dan perhiasan emas.

BACA JUGA  Perawat Rayakan HUT PPNI Dengan Berantas Nyamuk

“Perampoknya dua orang naik motor Supra X langsung mepet mobil saya sambil nodongin senjata api dan langsung merampas tas saya yang berisi uang, perhiasan, dan Handphone. Karena takut, dan kondisi jalanan masih sepi, akhirnya supir saya memberhentikan mobil. Saat itulah pelaku merampas tas milik saya yang berisi uang tunai sebesar Rp.30 juta dan perhiasan emas 24 karat seberat 35 gram,”ujar Rumini saat disambangi wartawan dirumahnya usai peristiwa perampokan.

Atas kejadian tersebut Rumini harus merelakan Tasnya yang berisi uang tunai sebesar Rp.30 juta, perhiasan dua buah cincin emas 24 karat, dan sebuah gelang emas 24 karat seberat 30,5 gram senilai Rp.20 juta dan dua buah Handphone merek Samsung Galaxy J2 dan Nokia 105 berikut nota tagihan ikut dibawa oleh pelaku.

BACA JUGA  Pendaftaran CPNS Mesuji Diperpanjang

Rumini menyebutkan, setelah merampas barang berharga miliknya, dia sempat melihat pelaku melarikan diri kearah KTM.”Ciri-ciri pelaku badannya kecil, kulitnya hitam, pake topeng semua dan membawa senpi, mereka lari ke arah Margo Jadi,”Tambah Rumini

Mendengar kejadian itu, Anggota Kelompok sadar Keamanan dan Ketertiban masyarakat (Pokdar Kamtibmas) Kabupaten Mesuji bidang pembinaan masyarakat Charles Basri Situmorang bergerak cepat mendatangi rumah korban dan menghubungi pihak kepolisian.

“Kita sudah arahkan pihak korban untuk segera melaporkan secara resmi ke pihak kepolisian agar bisa cepat di lakukan upaya penindakkan. Bila diperlukan kami siap melakukan pendampingan,”terang Charles. (*)

- Advertisement -
loading...
SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here