Laporan:Vona

BANDARLAMPUNG-Kabar mengejutkan tejlrjadi dijagad oplitik Bandarlampung. Dengan beredarnya putusan Mahkamah Agung (MA) yang mengabulkan pasangan calon walikota Eva-Deddy, Rabu (27/1).

Rakhmad Husein Darma Cane mewakili Koalisi Rakyat Lampung Untuk Pemilu Bersih (KRLUPB), mensinyalir Bawaslu Lampung yang menganulir kepesertaan dan kemenangan Eva-Deddy pada pemilwakot 9 Desember lalu.

Karenanya, bersama Aryanto Yusuf, Rahmad mengadukan lembaga pengawas tersebut ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) di Jakarta, Rabu 27 Januari 2021.

BACA JUGA  Bawaslu Minta KPU Tuba Tunda Pleno Dapil 5

Aryanto dan Rahmad juga menyerahkan sejumlah alat bukti dan telah mendapat tanda terima dari DKPP dengan Nomor 01-15/SET-02/I/2021.

“Kami melaporkan seluruh komisioner institusi tersebut (Bawaslu Lampung). Kami menduga adanya pelanggaran kode etik yang dilakukan oleh institusi ini,” kata Rakhmad.

Menanggapi laporan itu, anggota Bawaslu Provinsi Lampung Iskardo P Panggar mengatakan siap untuk memberikan keterangan ke DKPP jika dilakukan pemeriksaan.

BACA JUGA  Menunggu Keberanian Bawaslu Diskualifikasi Paslon

“Pada prinsipnya setiap hak warga negara melakukan penyelenggara itu memang dimungkinkan dalam sebuah peraturan. Oleh karena itu, tentu sebagai warga negara yang baik kita siap untuk memberikan keterangan, bila nanti memang sudah dilakukan periksa,” kata Iskardo kepada media..##

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here