SITUASI Negeri Kalangan Pusarawan dipastikan bakal gunjang-ganjing. Ketidak stabilan Pusarawan memang cukup beralasan. Selain kondisi daerah yang memang berbudaya gunjang-ganjing, ditambah, aksi bagi kicut ditingkat pimpinan Pusarawan selalu terjadi. Demikian kesimpulan Doel Remos yang disampaikan pada Forum Persahabatan Pusarawan di Pusat Negeri Kalangan.

Kepemimpinan Pusarawan selalu diwarnai bagi kicut. Tak bisa membedakan mana buntut, mana ujung dan mana perut. “Ini penyebab utama Pusawaran kalut,”kata Doel Remos.

BACA JUGA  Olahraga Kalangan Nol Besar

Apalagi jelang bagi-bagi kue, listing nama-nama pemilik kue sudah tersedia. Sementara listing dalam bagi-bagi kue diharamkan.

IKLAN

“Aneh, budaya haram kok terus dilanjutkan. hahahahahah,”ujar Din Bacut.

Yang jadi carut-marut di Negeri Pusarawan, yang sudah di listing pun gak kebagian juwwadah. ‘Gawat lamen penanow Doel?”kata Din Bacut. “Ia lah. Masak ia ia dunk” canda Doel Remos.

BACA JUGA  Dang Pilih Sai Tercela

“Sangun jak zaman apak now bebagi kicut,”ujar Din Bacut. mahaf pun, jamow mettei geppok, tohow rajow, geppeng lebbew kelamow lamen tesinggung…………….. sangon penanaow lamen ngomong wayah cutit wat kebeneran,,…………………………….

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here