Puan Akan Buka Kickoff Meeting P20

Selasa, 14 Juni 2022 | 16:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Heri Suroyo

JAKARTA – DPR RI sebagai tuan rumah the 8th G20 Parliamentary Speakers’ Summit (P20) akan membuka secara resmi rangkaian pertemuan forum ketua parlemen negara-negara G20 tersebut pada 15 Juni 2022 besok.

Ketua DPR RI Puan Maharani akan membuka acara dengan menjadi keynote speaker dalam Kickoff Meeting P20 yang akan diselenggarakan di Surabaya, Jawa Timur itu.

“Sejalan dengan kekuatan Pemerintah Indonesia di G20 yang mengangkat tema ‘Recover Together, Recover Stronger’, DPR menekankan peran parlemen dalam pemulihan pasca-pandemi melalui tema ‘Stronger Parliament for Sustainable Recovery’,” kata Puan, Selasa (14/6).

Menurut Puan, tema ini akan menjadi bahan diskusi para ketua parlemen G20 pada perhelatan P20. Terdapat empat isu prioritas yang akan menjadi bahasan dalam forum P20 nanti, yaitu pembangunan berkelanjutan dan ekonomi hijau, ekonomi inklusif dan masyarakat yang kuat, parlemen efektif dan demokrasi yang kuat, serta kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan.

“Pemulihan pascapandemi Covid-19 telah menjadi isu global yang tidak hanya digaungkan negara-negara G20. Dalam konteks pembangunan, agenda pemulihan membawa spirit build back better,” ungkap perempuan pertama yang menjabat Ketua DPR itu.

Baca Juga:  Lima Rudal Sasar Istana Kepresidenan di Aden, Yaman

“Artinya pemulihan membawa misi untuk pembangunan masa depan yang lebih kuat dan lebih solid. Pada saat yang sama, komitmen global untuk pulih bersama telah menjadi agenda bahasan di berbagai forum multilateral Parlemen sebagai lembaga representasi yang memiliki peran krusial menjembatani kepentingan publik,” lanjutnya.

Kickoff Meeting P20 sebagai pembukaan atas serangkaian pertemuan menjelang P20 Summit pada 6-7 Oktober mendatang, akan dihadiri oleh para Duta Besar negara-negara G20 dan negara-negara undangan. Acara akan digelar secara hybrid dalam bentuk forum-forum presentasi dari narasumber serta diskusi dengan akademisi.

P20 merupakan forum parlemen negara-negara G20 yang diselenggarakan dalam satu rangkaian Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20. Selain memegang kursi presidensi G20 untuk pertama kalinya, Indonesia juga menjadi tuan rumah bagi forum multilateral tersebut.

Puan mengatakan, forum P20 merupakan upaya DPR dalam membangun sinergi dan kolaborasi dengan stakeholders terkait yang menjadi bagian dari G20.

Puan pun menjabarkan, kekuatan Indonesia di P20 memiliki tiga tujuan. Tujuan tersebut adalah meningkatkan dimensi parlementer untuk mendukung agenda-agenda global, serta mendorong interaksi dan kerja sama yang lebih erat antara pemerintah dan parlemen dalam implementasi hasil-hasil pertemuan G20.

Baca Juga:  BPBD Lampung Utara Berbenah Hadapi Musim Penghujan

“Dan memperkuat interaksi antara Ketua Parlemen negara-negara G20 dan negara negara mitra serta kerja sama dengan PBB dan organisasi internasional lainnya,” tutup Puan.

Selain menghadiri Kickoff P20 di Surabaya, mantan Menko PMK tersebut juga sekaligus akan melakukan kunjungan kerja (kunker) di sejumlah daerah di Jawa Timur. Kunker Puan kali ini berada di Surabaya, Pasuruan, Mojokerto, dan Magetan.

Puan dijadwalkan mengunjungi rumah-rumah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Surabaya, kemudian dilanjutkan meninjau Koperasi Peternakan Sapi Perah di Pasuruan.

Untuk kunker hari kedua di Jawa Timur pada Kamis (16/6), Puan akan meninjau pertanian di Mojokerto. Kunker lalu dilanjutkan di Magetan untuk mengunjungi rumah lansia, SD Luar Biasa, serta berdialog dengan warga Karang Rejo.

“Kunjungan kerja ini dalam rangka mendengarkan aspirasi masyarakat untuk disalurkan lewat fungsi legislasi, pengawasan dan anggaran yang menjadi kewenangan DPR,” kata Puan. ##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Menlu Irak: Bentuk Komite ‘Akurkan’ Iran-AS
30 Tewas dan 8 Terluka, Pemerintah Yaman dan Houthi Saling Tuding
Kamp Tinju di Bawah Jembatan Layang, Positif Broo
Mengarungi Laut Dalam: Sebuah Visi Baru Bagi Indonesia-Tiongkok
Curhat dengan AI, Sejauh Mana Batas Toleransi?
782 Anak Terpapar Radikalisme: DPRD Lampung Ingatkan Bahaya Doktrinasi Muda
Mantan PM Malaysia Najib Razak Kembali ke Penjara
Trump Tunjuk Stephen Miller jadi Kepala Staf Gedung Putih

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 08:29 WIB

Menlu Irak: Bentuk Komite ‘Akurkan’ Iran-AS

Minggu, 8 November 2026 - 07:43 WIB

30 Tewas dan 8 Terluka, Pemerintah Yaman dan Houthi Saling Tuding

Minggu, 8 November 2026 - 07:23 WIB

Kamp Tinju di Bawah Jembatan Layang, Positif Broo

Sabtu, 7 November 2026 - 22:55 WIB

Mengarungi Laut Dalam: Sebuah Visi Baru Bagi Indonesia-Tiongkok

Sabtu, 7 November 2026 - 22:03 WIB

Curhat dengan AI, Sejauh Mana Batas Toleransi?

Berita Terbaru

Menteri Luar Negeri Irak Fuad Hussein berbicara dalam sebuah konferensi pers bersama di Baghdad, Irak, pada 30 Juni 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Menlu Irak: Bentuk Komite ‘Akurkan’ Iran-AS

Minggu, 8 Nov 2026 - 08:29 WIB


Seorang remaja mengikuti pelatihan tinju saat pembukaan Kampung Melayu Flyover Boxing Camp di Kampung Melayu, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, pada 6 November 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Kamp Tinju di Bawah Jembatan Layang, Positif Broo

Minggu, 8 Nov 2026 - 07:23 WIB

Yustian Rovi Alfiansah menghadiri Forum Kerja Sama Inovasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Internasional (International Science and Technology Innovation Cooperation Forum/ISTICF) dan Konferensi Inovasi Teknologi Laut Dalam (Deep-Sea Technology Innovation Conference/DSTIC) Pelabuhan Perdagangan Bebas Hainan 2026, yang merupakan edisi keempat, di Sanya, Provinsi Hainan, Tiongkok selatan, pada 4 November 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Mengarungi Laut Dalam: Sebuah Visi Baru Bagi Indonesia-Tiongkok

Sabtu, 7 Nov 2026 - 22:55 WIB

Infografis ini menampilkan ketersediaan psikiater dan psikolog klinis di Indonesia. Data nasional per 1 September 2026 bersumber dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (RI), sedangkan sebaran per provinsi bersumber dari kajian Info Singkat DPR RI (Oktober 2023). (Xinhua)

Berita Utama

Curhat dengan AI, Sejauh Mana Batas Toleransi?

Sabtu, 7 Nov 2026 - 22:03 WIB