BERBAGI

Laporan : Nara Naufalrafit / Ilham Prayogi
MESUJI – Ratusan tenaga pengajar berasal dari lembaga pendidikan yang terdiri dari pengawas, kepala sekolah, guru PNS maupun non-PNS se-Kecamatan Tanjung Raya menyambangi Rumah Dinas Bupati Mesuji Khamami, Sabtu (29/9) pukul 18.00 WIB.

Kedatangan para pendidik anak bangsa tersebut bertujuan untuk silahturahmi dan mendukung penuh seluruh program Pemerintah Kabupaten Mesuji.

Siti Aminah (34) salah satu guru honorer mengungkapkan sangat berterima kasih kepada bupati Mesuji yang sampai saat ini berupaya mensejahterakan tenaga honorer. Pemkab Mesuji telah menaikan tunjangan, upah honorer, pakaian guru, pakaian anak didik, dan lainnya.

“Saya sangat kagum dan bangga, serta kami semua akan selalu mendukung semua program Pemkab Mesuji karena sangat pro rakyat kecil. Kami sangat bangga punya pemimpin seperti Pak Khamami yang begitu peduli dengan rakyatnya dari semua kalangan,” ungkapnya

Selain itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Mesuji Syamsudin.S.Sos, menuturkan, ini rombongan terakhir setelah sebelumnya seluruh guru dari kecamatan lain sudah lebih dulu melakukan hal sama. Dimana ini merupakan inisiatif para guru untuk mendukung langkah Pemkab Mesuji telah banyak membantu, salah satunya bantuan pakaian sekolah, dan memang hanya ada di Mesuji, belum ada program semacam ini di kabupaten lain.

BACA JUGA  Pemkab Lambar Gelar Konsultasi Publik

“Kegiatan ini merupakan inisiatif para dewan guru, untuk bersilaturahmi dengan Pak Bupati. Mereka ingin berbagi suka cita, memohon petunjuk dan arahan serta mendoakan agar Beliau senantiasa diberikan kekuatan, kesehatan dan kemudahan dalam menjalankan roda pemerintahan di Mesuji,”tuturnya.

Menanggapi itu Bupati Mesuji Khamami, mengaku senang apa yang dia perbuat bisa dirasakan rakyatnya dan berterima kasih kepada yang hadir telah meluangkan waktunya, dan berharap silahturahmi ini secara ikhlas, ridak secara terpaksa, apa lagi karena takut.

“Kabupaten Mesuji masih baru, umur masih 9 tahun. Dan Rp886 milyar APBD, terkecil kedua dari Pesisir Barat. Dalam penataan pengelolaan keuangan kami paling bagus. Semua tergantung pemimpinnya. Bila pemimpinnya pro rakyat dan hidup tidak bermewah-mewahan, pasti masyarakatnya akan sejahtera,” imbuhnya, Sabtu (29/9).

BACA JUGA  Pemkab Lambar Rencanakan Surprise Untuk MTQ Mendatang

Kemudian, Khamami juga menjelaskan, tunjangan guru honorer pada Tahun 2019 pasti akan naik.

“Tapi saya belum bisa menjanjikan nominalnya berapa karena dilihat kondisi keuangan. Kepada para guru diharap tetap jaga kekompakan dan terus tingkatkan kualitas mengajar secara profesional sehingga dapat membentuk anak didik yang cerdas dan bermoral tinggi, serta lebih baik dari kabupaten lain,” tukasnya.

Program Pemkab Mesuji semua menyentuh rakyat kecil, yakni seperti bedah rumah, membangun jalan cor, anak yatim diberi santunan setiap bulan, Sim C gratis, dan banyak lainnya, selagi dirinya mempunyai jabatan maka semaksimal mungkin dilakukan.

“Saya ikhlas melakukan ini, mumpung masih punya jabatan. Maka di sini lah saya berbuat untuk orang banyak. Hidup sederhana dan hidup tidak bermewah-mewahan, untuk apa hidup mewah, gedung,dan kendaraan mewah, tapi masyarakatnya susah. Maka dari itu, saya meminta empat hal untuk para guru, antarnya bila mengajar tidak boleh merokok, tidak memakai sendal, tidak menggunakan perhiasan, dan jangan bawa handpone,” pintanya.[*]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here