BERBAGI
Prof Idzan Pautanu (Berjas)

Laporan: Heri Suroyo/Vona
JAKARTA-Menanggapi berita yang berjudul “Andi Surya: Pelecehan Seksual di Kampus UIN, Oknum Dosen Kehilangan Iman dan Akal Sehat’ mendapat tanggapan ketua Ikatan Alumni Fakultas Syariah UIN Radin Intan Lampung, Prof Idzan Pautanu.

Menurutnya, seharusnya sebgai orang yang berpendidikan dan politisi, tidak sepantasnya mengeluarkan pendapat terlalu berlebihan. Mengingat, apapun persoalan yang terjadi semua pihak harus mendorongnya menjadi sebuah persoalan hukum.
Manakala menjadi persoalan hukum, sudah sepatutnya semua harus percaya dengan prosedur hukum.

BACA JUGA  Prof Aom Karomani: Intelektual Harus Bijak

“Secara jujur saya tidak memahami persoalan pelecehan seksual yang dimaksud sdr Andi Surya. Tetapi, sebagai politisi dan saya mendengar pemilik perguruan tinggi bisa menahan diri. Jangan tiba-tiba menghujat yang tidak karuan. Ini dampaknya tidak baik bagi perkembangan dunia pendidikan. Bisa dibayangkan jika oknum pendidikan di UMITRA melakukan hal yang sama kemudian dihujat. Sementara persoalan ini masih samar-samar,”ujar Idzan.

BACA JUGA  UIN Raden Intan Sudah Bentuk TPF

Diusulkan Idzan, agar persoalan yang dihembuskan bisa diklarifikasi sejauh mana peristiwa dan penanganannya. “Saya yakin UIN punya Komisi Etik. Selesaikan melalui kode etik dan klarifikasi sampai dimana persoalan ini. Sehingga menjadi terang benderang,”pungkas Idzan.[*]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here