Presiden Prabowo Minta Perkuat Penanganan Karhutla

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto meminta penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah agar terus diperkuat.
Pemerintah menambah armada untuk pemadaman sekaligus meningkatkan langkah pencegahan agar kebakaran tidak meluas.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya, mengatakan bahwa Prabowo telah menerima berbagai laporan mengenai kondisi karhutla dan kebutuhan penanganan di lapangan.

“Presiden menerima laporan kebutuhan di lapangan dan memastikan dukungan pemerintah terus diperkuat,” kata Teddy mengutip pada Senin (24/8/2026).

Teddy mengatakan bahwa pemerintah juga telah menambah empat helikopter water bombing pada Minggu (23/8), guna memperkuat operasi pemadaman di wilayah terdampak.

Selain helikopter, pemerintah menyiapkan mobil pemadam untuk mendukung penanganan di lapangan. Sarana pendukung pasokan air juga terus diperkuat, antara lain dengan penyediaan pompa, pipa air, dan mesin bor air.

Baca Juga:  Rombongan 5 Jurnalis Hilang Kontak Hendak Meliput Aktivitas GAK

“Mobil pemadam disiapkan untuk mendukung penanganan kebakaran di lapangan. Penyediaan pompa, pipa-pipa air, dan mesin bor air terus dipenuhi untuk memperkuat suplai air bagi operasi pemadaman,” kata Teddy.

Pemerintah tidak hanya fokus memadamkan titik api yang sudah muncul. Kesiapsiagaan di lapangan juga ditingkatkan untuk mencegah kebakaran meluas dan mengantisipasi munculnya titik api baru.

Berdasarkan data Kementerian Kehutanan, luas karhutla di Kalimantan Tengah pada periode 1 Januari-1 Agustus 2026 mencapai 7.634,46 hektare. Angka tersebut disebut lebih rendah dibandingkan luas karhutla pada sejumlah tahun sebelumnya.

Baca Juga:  Iran Sebut, yang Membersamai AS dalam Perang Ekonomi, Musuh!

“Angka ini lebih rendah dibandingkan luas karhutla pada sejumlah tahun sebelumnya berkat kesiapsiagaan yang terus diperkuat,” ungkap Teddy.

Untuk itu, Presiden kata Teddy, optimistis karhutla di sejumlah wilayah dapat segera dikendalikan. Pemerintah juga memastikan penegakan hukum akan dilakukan jika ditemukan pihak yang sengaja melakukan pembakaran.

“Presiden optimistis karhutla dapat segera dikendalikan. Pemerintah akan terus memperkuat penanganan di lapangan sekaligus menindak sesuai hukum apabila ditemukan pihak yang terbukti sengaja melakukan pembakaran,” pungkas Teddy.(*)


Penulis : Heri Suroyo


Editor : Desty Efriyani


Sumber Berita : Jakarta

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Xi Jinping dan Prabowo Hadiri KTT BRICS
35 Tewas dan 54 Hilang akibat Kebakaran Kapal di Filipina
Sekolah Berwawasan Lingkungan, DLH Lampung Target 160 SMA/SMK/MA Raih Adiwiyata
Trump Takut Kalah Saing di Antariksa, Paksa Perusahaan AS Tarik Diri dari KTT Paris
PP JMSI Tegaskan Akun Medsos Resmi Media Bagian Aktivitas Jurnalistik
Dari Bishkek hingga New Delhi, Xi Jinping Dorong Kerja Sama Global South
IRGC Iran Sebut Hantam Drone Laut AS di Selat Hormuz
Israel Mengaku Hancurkan Infrastruktur Hizbullah

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 21:03 WIB

Xi Jinping dan Prabowo Hadiri KTT BRICS

Sabtu, 12 September 2026 - 20:53 WIB

35 Tewas dan 54 Hilang akibat Kebakaran Kapal di Filipina

Sabtu, 12 September 2026 - 11:17 WIB

Sekolah Berwawasan Lingkungan, DLH Lampung Target 160 SMA/SMK/MA Raih Adiwiyata

Sabtu, 12 September 2026 - 04:19 WIB

Trump Takut Kalah Saing di Antariksa, Paksa Perusahaan AS Tarik Diri dari KTT Paris

Jumat, 11 September 2026 - 19:18 WIB

PP JMSI Tegaskan Akun Medsos Resmi Media Bagian Aktivitas Jurnalistik

Berita Terbaru

Prabowo-Xi Jinping

#indonesiaswasembada

Xi Jinping dan Prabowo Hadiri KTT BRICS

Sabtu, 12 Sep 2026 - 21:03 WIB

Kapal Filipinan yang terbakar [NHK]

#indonesiaswasembada

35 Tewas dan 54 Hilang akibat Kebakaran Kapal di Filipina

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:53 WIB

#indonesiaswasembada

PP JMSI Tegaskan Akun Medsos Resmi Media Bagian Aktivitas Jurnalistik

Jumat, 11 Sep 2026 - 19:18 WIB