PPP Muktamar Jakarta Menjalankan Amanah Umat-Kader PPP

55
BERBAGI

Laporan : Heri Suroyo
JAKARTA – Perlehatan Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) III Partai Persatuan Pembangunan sudah selesai dan berjalan dengan baik dihadiri 34 DPW se – Indonesia. Menghasilkan butir butir ketetapan hasil Mukernas.

Lukman Hakiem sebagai orang yang memilih PPP sejak Pemilu 1977, mengapresiasi pelaksanaan Mukernas yang mengusung kembali tema islah (rekonsiliasi) untuk mengembalikan marwah PPP. “Sejak munculnya konflik PPP, saya tidak pernah bosan menyerukan islah,” ujarnya seraya menambahkan bahwa dirinya juga menyerukan satu muktamar untuk satu PPP.

BACA JUGA  PPP Setuju Pidana Mati Bagi Koruptor

Bagi Staf Khusus Wakil Presiden Hamzah Haz (2001-2004) itu, meskipun pemerintah hanya mengakui PPP pimpinan Romahurmuzi, di lapangan masih ditemui kepengurusan PPP hasil Muktamar Jakarta.

“Belakangan malah muncul PPP Khittah,” katanya lagi. Oleh karena itu, dia berharap agar dikukuhkannya pengacara Dr. Humphrey Djemat sebagai Ketua Umum PPP hasil Muktamar Jakarta meneruskan estafet kepemimpinan Djan Faridz yang mengundurkan diri, dapat memberi angin segar bagi keutuhan kembali PPP. “Ini memang tugas yang tidak ringan, tetapi harus tetap dikerjakan. Saya berharap, Pak Humphrey konsisten pada jalan islah yang penuh dengan onak dan duri itu,” ujarnya.

BACA JUGA  MPR Ingin Sidang Tahunan tak Terkesan Seremonial

Mengenai keputusan Mukernas mendukung pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno, Lukman menyampaikan kegembiraannya karena Mukernas telah berpihak kepada hasil Ijtima Alim Ulama. “Sebagai partai warisan ulama, sudah seharusnya PPP mengikuti petunjuk para ulama.”

Keputusan Mukernas dinilainya telah mewadahi aspirasi kader dan umat Islam. Lukman melihat hasil Mukernas itu sebagai perubahan haluan politik PPP Muktamar Jakarta yang sangat signifikan dan menggembirakan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here