Polri Larang Wartawan Rekam Kekerasan

101
BERBAGI

Laporan : Heri Suroyo

JAKARTA – Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono membenarkan, bahwa Polri telah menerbitkan surat telegram bernomor ST/750/IV/HUM.3.4.5/2021 tanggal 5 April 2021 yang ditandatangani langsung oleh Kepala Divisi Humas Polri Irjen Polisi Raden Prabowo Argo Yuwono yang isinya membuat larangan kepada media massa agar tidak menyiarkan upaya dan tindakan kekerasan yang dilakukan anggotanya di seluruh Indonesia.

BACA JUGA  Satlantas Lakukan Rapid Test Antigen Gratis

“Alasan Polri membuat surat telegram itu adalah untuk membuat kinerja Kepolisian semakin baik di tingkat wilayah,” tegas Rusdi Hartono diJakarta,Selasa (6/4)

BACA JUGA  Yurianto: Hari Ini Nambah 130 Kasus

Dalam surat telegram tersebut, ada 11 larangan Polri untuk media massa yang melakukan liputan di lingkungan Mabes Polri, Polda, Polres maupun Polsek.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here