Laporan: Nara J Afkar
MESUJI – Anggota Kepolisian Resort (Polres) Mesuji, Polda Lampung, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mesuji dan Anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) berjibaku melakukan pemadaman kebakaran yang terjadi di Lokasi Limbah Pabrik Pengolahan Triplek, Desa Bumi Harapan Kecamatan Way Serdang.
Di lokasi ini Aparat dan petugas pemadam kebakaran Kabupaten Mesuji agak kesulitan menjinakkan si jago merah. Pasalnya material limbah industri yang mudah terbakar dan lokasi yang jauh dari sumber mata air.
“Saat ini lebih dari 21.000 liter air dari beberapa armada pemadam dan kendaraan taktis Polres Mesuji masih berupaya menjinakkan api, “terang Kapolres Mesuji AKBP Ade Hermanto, melalui Wakapolres Mesuji Komisaris Polisi (Kompol) Juli Sundara, kepada wartawan, senin(18/09/23).
Terpisah Romica (37) adalah satu warga setempat membenarkan jika pabrik pengolahan bahan baku triplek di sisi jembatan flyover Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS) terjadi kebakaran di bagian limbah hasil pengolahannya pada dini hari kemarin.
“Iya mas, tapi kita tidak tahu penyebabnya masih dalam proses penyelidikan. Saat ini petugas pemadam di bantu pihak Damkartan dan BPBD Mesuji masih terus melakukan pemadaman, “terang Romi.##









![Tangkapan layar yang bersumber dari Pusat Media Houthi ini menunjukkan para pejuang Houthi memeriksa jet tempur Arab Saudi yang ditembak jatuh di Provinsi Marib, Yaman, pada 16 September 2026. Kelompok Houthi Yaman pada Rabu (16/9) mengatakan bahwa mereka telah menembak jatuh jet tempur F-15 Arab Saudi di atas Provinsi Marib di Yaman timur laut, ketika konflik antara kedua pihak memasuki tahap baru operasi udara yang intensif dan serangan lintas perbatasan. [Xinhua]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/09/Sadarlah-Tanah-Timur-Tengah-225x129.jpg)






